fbpx
Suara Peternakan

Waspadai Rabies Mewabah di Lombok

SUARAPETERNAKAN.COM,- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) mewaspadai rabies yang mewabah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Mewaspadai penyakit tersebut mewabah di Pulau Sumbawa menjalar ke Pulau Lombok. Sampai saat ini Pulau Lombok berstatus bebas penyakit yang ditularkan oleh hewan penular.

Foto: mmtimes.com

Kepala Disnakeswan NTB, Hj Budi Septiani, tetap mewaspadai tersebarnya penyakit rabies. Data Disnakeswan NTB tercatat jumlah korban gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Dompu, sebanyak 685 orang dengan jumlah korban meninggal dunia enam orang. Sementara di Kabupaten Sumbawa tercatat 19 orang menjadi korban gigitan anjing, di mana empat orang dinyatakan positif terinfeksi virus rabies.

Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Virus rabies ditularkan ke manusia melalui gigitan hewan misalnya oleh anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar.

Sumber: https://gethealthycarsoncity.org/rabies/

Dilansir dari Antara, Hj Budi Septiani mengatakan, kewaspadaan dilakukan dalam bentuk pengawasan lalu lintas ternak yang keluar masuk melalui pelabuhan. Operasi gabungan sudah dilakukan di Pelabuhan Kayangan Kabupaten Lombok Timur, dan Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, beberapa waktu lalu.

Instansi yang terlibat dalam operasi gabungan dalam rangka pengawasan tersebut adalah Disnakeswan NTB, Disnakeswan Kabupaten Lombok Timur, Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat, dan Karantina Pertanian Kelas I Mataram, serta dari unsur TNI/Polri.

Operasi gabungan dilakukan dalam rangka pengawasan lalu lintas hewan dan kontrol populasi di wilayah pelabuhan. Sebagai ajang sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang bahaya penyakit rabies.

Menurut Budi, Kota Mataram tengah gencar melaksanakan kegiatan pencegahan penyakit rabies. Sosialisasi dan kontrol populasi menjadi opsi yang digunakan selain juga melaksanakan vaksinasi. Sosialisasi dilaksanakan di kelurahanseperti Kelurahan Mataram Barat, Kelurahan Pagutan, Kelurahan Cakra Baru, dan Kelurahan Sapta Marga.

“Dinas Pertanian Kota Mataram melalui bidang peternakan juga sudah melakukan observasi di beberapa tempat, seperti Kelurahan Kamasan, Mataram Barat, Karang Taliwang, Udayana, Ampenan, dan Cakranegara,” kata Budi.

Peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan guna memberantas penyakit rabies, dalam bentuk menjadi pemilik hewan yang bertanggung jawab. Mengikat hewan kesayangannya serta selalu menjaga status kesehatan hewan tersebut.

Ketika terjadi kasus gigitan, diharapkan  masyarakat secara aktif melaporkannya, baik itu ke fasilitas kesehatan maupun petugas kesehatan hewan terdekat.

Sumber: Antara

(Visited 16 times, 1 visits today)

Related Articles