fbpx
Suara Peternakan

UPT Ditjen PKH Menerapkan Kesejahteraan Hewan dalam Operasional Pemeliharaan Sebagai Penghasil Bibit dan Hewan Laboratorium

SUARAPETERNAKAN.COM-Peraturan pemerintah nomor 95/2012 tentang kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan dan UU nomor 18/2009 dan UU nomor 41/2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan. Peraturan ini mengamanatkan bahwa penerapan kesejahteraan hewan dilakukan secara bersama-sama oleh Pemerintah baik pemerintah daerah ataupun masyarakat.

Kesejahteraan hewan menjadi faktor yang sangat besar pengaruhnya kepada konsumen dalam memilih produk hewan yang akan dikonsumsinya. Informasi tentang bagaimana hewan dipelihara, diangkut dan disembelih dituntut untuk melekat pada informasi produk hewan yang dijual.

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus berupaya memperbaiki penerapan kesejahteraan hewan di Indonesia dengan mengembangkan, mempromosikan dan menerapkan kaidah – kaidah kesejahteraan hewan.

Ditjen PKH secara konsisten berupaya agar seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen PKH menerapkan kesejahteraan hewan dalam operasional pemeliharaan hewan baik sebagai hewan penghasil bibit maupun sebagai hewan laboratorium.

Perlu dukungan dari masyarakat karena sangat sulit mencapai kemajuan dalam memberlakuan prinsip – prinsip kesejahteraan hewan untuk meningkatkan daya saing produk hewan di Indonesia.

Di banyak negara, salah satu pertimbangan konsumen dalam membeli produk hewan adalah bagaimana produk hewan diproduksi dan bagaimana hewan diperlakukan dalam proses produksinya.

Kesejahteraan hewan telah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi konsumen dalam memilih untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, informasi tentang bagaimana hewan dipelihara, diangkut dan disembelih dituntut untuk melekat pada informasi produk hewan yang dijual.

Sumber: UPT Ditjen PKH

(Visited 13 times, 1 visits today)

Related Articles