fbpx
Suara Peternakan

Tiga BUMN Belum Ajukan Izin, Impor Daging Sapi Brasil Molor ke 2020

Suarapeternakan.com – Perum Bulog, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan PT Berdikari adalah tiga badan usaha milik Negara (BUMN) yang ditunjuk pemerintah sekaligus mengeluarkan izin impor 50.000 ton daging sapi Brasil.

Ketiganya mendapat alokasi yang berbeda, Perum Bulog mendapat 30.000 ton, PT Berdikari dan PPI masing-masing 10.000 ton. Namun realisasi impor tersebut diprediksi molor hingga tahun 2020. Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan saat ini pihak Bulog sudah menerima surat penugasan dari Kementrian BUMN. Namun belum menerima surat rekomendasi dari Kementrian Pertanian (Kementan) mapupun perizinan impor dari Kementrian Perdagangan (Kemendag).

Terkait impor tersebut, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Indrasari Wisnu Wardhana, mengaku sudah menerima surat penugasan para BUMN dari Kementerian BUMN.

Ketiga perusahaan itu, menurut Wisnu, tetap harus mengikuti aturan impor daging sebagaimana diatur Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan. Sampai sekarang belum ada yang mengajukan perizinan impor ke Kemendag, begitu juga dengan soal ketentuan halal.

“Artinya mereka tetap mengikuti semua ketentuan, unit usahanya harus halal. Jadi semua persyaratannya harus dipenuhi. Nah sampai saat ini belum ada yang mengajukan izin ke kami,” kata Wisnu melansir dari cnbcindonesia.com.

Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum dapat mengimpor daging sapi Brasil tersebut.  Realisasi impor akan molor ke tahun depan.  ”  Pelaksanaannya kemungkinan tahun depan,” kata Buwas  melansir dari detik.com pada Senin, 23 September 2019.

Daging sapi impor Brasil bisa saja tiba di Indonesia akhir tahun ini, dengan catatan rekomendasi yang dibutuhkan sudah keluar hari ini. Tapi nyatanya hingga kini belum. Jika kelengkapan administrasi belum kunjung terselesaikan, mau tak mau daging impor bakal tiba di Indonesia paling cepat Januari tahun depan.

Perlu diketahui, mekanisme pengadaan impor Bulog yakni melalui tiga langkah, pertama surat penugasan dari Kementerian BUMN, lalu surat rekomendasi impor dari Kementan, dan terakhir surat izin impor dari Kemendag.

(Visited 48 times, 1 visits today)

Related Articles