fbpx
Suara Peternakan

Teknik Pembuatan Fermentasi Pakan Kambing

Fermentasi pakan kambing bisa didapatkan dari limbah pertanian dan limbah organik di sekitar kita.

Sisa limbah pertanian atau industri pengolahan pertanian yang dapat difermentasi dan digunakan sebagai pakan dasar pada kambing yaitu kulit kopi, kulit kakao, kulit markisa, kulit nenas, jerami, dan masih banyak lagi.

Berikut cara membuat, alat dan bahan yang digunakan untuk fermentasi pakan kambing dengan bahan dasar jerami padi.

Bahan Fermentasi Pakan Kambing:

  • 100 kg jerami padi
  • 0,5 Kg Molases
  • 1 liter Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak
  • Air secukupnya

Alat Fermentasi Pakan Kambing:

  • Pisau/alat pencacah jerami
  • Drum/wadah tertutup
  • Bak/wadah terbuka

Cara Membuat Pakan Fermentasi Kambing:

  1. Cuci jerami dengan air mengalir. Ini berguna untuk menghilangkan kotoran yang dapat mengganggu proses fermentasi pakan.
  2. Kering anginkan jerami hingga dirasa kadar airnya sedikit berkurang dan terhindar dari kotoran-kotoran yang dapat mengganggu proses fermentasi.
  3. Cacah kasar jerami padi berukuran sekitar 8-10 cm. Jangan cacah jerami terlalu kecil, karena ukuran yang terlalu kecil dapat menurunkan nafsu makan kambing.
  4. Masukkan jerami kedalam bak/wadah terbuka yang cukup besar.
  5. Tambahkan Molases, 1 liter Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak, dan air secukupnya.
  6. Aduk aduk hingga dirasa jerami dan bahan tambahan telah tercampur merata.
  7. Masukkan kedalam wadah tertutup, kemudian simpan dan diamkan selama satu minggu.
  8. Setelah satu minggu, pakan fermentasi sudah dapat digunakan.

Pada proses fermentasi pakan kambing, peran bakteri sangatlah penting. Tanpa adanya bakteri yang berfungsi untuk membantu proses fermentasi, maka fermentasi tidak akan berhasil.

Penggunaan suplemen organik cair yang mengandung 5 jenis bakteri baik sangat berguna untuk membantu proses fermentasi pakan kambing.

Jenis bakteri yang terkandung dalam Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak adalah Bacillus brevis, Bacillus pumillus, Bacillus mycoides, Pseudomonas alcaligenes, dan Micrococcus roseus. Kelima bakteri ini sangat dibutuhkan dalam proses pembuatan fermentasi dari berbagai bahan organik, seperti jerami, kulit singkong biji kakao, dan lainnya.

Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak mendapatkan sertifikasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), International Accreditation Forum (IAF) dan Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman (LeSOS).

Sumber : gdmorganic.com

(Visited 45 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *