fbpx
Suara Peternakan

Tatalaksana Pemeliharaan Ayam Potong

Suarapeternakan.com – Ayam potong (broiler) adalah ayam yang mempunyai sifat pertumbuhan cepat, sehingga apabila dipelihara secara intensif, maka pada umur 5 minggu dapat mencapai 1,5 hingga 2 kg. Bagi yang ingin memulai usaha peternakan, tidak ada salahnya mencoba beternak ayam potong. Dilansir dari berbagai sumber, berikut tatalaksana pemeliharaan ayam potong yang mesti diperhatikan.

Adapun persiapan yang dilakukan sebelum beternak ayam potong yaitu mempersiapkan diri sebelum beternak, misalnya kita harus suka dulu sama ayam, mempunyai ambisi, waspada, memiliki kemampuan beternak, teliti, bertanggung jawab dan berjiwa pemimpin. Lokasi peternakan adalah hal yang paling diprioritaskan, yaitu dekat dengan pasar, jaraknya kurang lebih 2 km dari peternakan lainnya, tanah agak ketinggian, arealnya luas, murah, tersedia air bersih, tersedia sumber listrik dan transportasi lancar.

Sebagai calon peternak ayam potong, bibit ayam potong perlu dikenali sebelum beternak. Adapun jenis ayam potong yaitu White Corish (Inggris) disilangkan dengan Playmounth Rock (Amerika) menghasilkan cikal bakal Parent Stok menjadi Final Stock.

Telah beredar di Indonesia beberapa macam galur (strain) seperti:
Arbor Heves
Hybro
Rohman
Lohman Rish
Jubro
Rass
Shover startro

Cara memilih bibit:
Sehat dan lincah
Ukuran besar dan seragam
Warna seragam
Tidak cacat

Cara memilih anak ayam berkualitas:
Mortalitas dan morbilitas rendah
Mudah dikelolah
Hemat biaya
Keuntungan tinggi

Pemeliharaan ayam potong ditujukan untuk mencapai beberapa sasaran yaitu:
Tingkat kematian rendah
Kesehatan ternak yang baik
Berat badan tinggi
Konversi makanan yang baik

Untuk mencapai hal tersebut maka perlu adanya perkandangan dan peralatan serta persiapan, pemeliharaan masa awal dan akhir, pemberian makanan, pencegahan dan pembasmian penyakit dan pengelolaan dalam beternak ayam potong.

*Diolah dari berbagai sumber

(Visited 30 times, 1 visits today)

Related Articles