fbpx
Suara Peternakan

Swasembada Daging Sapi: IPB Kembangkan Sekolah Peternakan Rakyat

SUARAPETERNAKAN.COM – Insitituti Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR). SPR merupakan pengembangan ekonomi desa, sehingga nantinya peternak akan menghasilkan produk yang berkaulitas dan kedepannya akan memenuhi kebutuhan daging dalam negeri.

Keuntungan SPR ini adalah para peternak akan lebih cepat maju dan mandiri. Adanya pelatihan profesional dibidangnya untuk para peternak agar lebih cepat maju dan mandiri.

 Memudahkan bagi para lembaga penelitian kampus dan pemerintah bisa melakukan pembinaan dengan mudah. Bagi para konsumen lebih mudah mencari ternak yang akan dibeli dalam jumlah besar.

IPB menggandeng sejumlah perguruan tinggi dan Pemerintah Daerah guna bersinergi untuk mewujudkan cita-cita peternak mandiri dan sejahtera, Indonesia mandiri pangan dan berdaulat.

Ketua Sekolah Peternakan Rakyat IPB Profesor Muladno mengatakan keberadaan DPR bisa membantu para peternak lebih profesional lagi dalam mengelola hasil ternaknya.

“Sekolah ini tempat berkumpulnya peternak dan yang ahli dalam bidangnya sehingga para peternak bisa terkordinir,” katanya saat Kongres ke-3 HILPI & Seminar Nasional Peternakan Menuju Era Industri 4.0 dengan tema Konsolidasi Ilmuwan Peternakan untuk Berkontribusi dalam Pembangunan Peternakan di Indonesia di ICC Botani square Bogor, Senin (11/2/2019).

Kerjasama antara IPB dan PT Surya Agro Pratama dalam pembentukan sekolah SPR di seluruh Indonesia. Kerja sama dilakukan dalam bidang peningkatan kapasitas peternak, pemanfaatan ilmu dan teknologi, serta penerapan bisnis kolektif.

Kesepakatan melalui penandatanganan Memorandum of  Understanding (MoU) yang berlaku selama 10 tahun ini, oleh seluruh pihak di Ruang Sidang Rektor Kampus IPB Dramaga, Bogor, Selasa (22 Mei 2013).

SPR menjadi pusat pembelajaran dan penyuluhan yang berbasis pada riset. Prinsip modal sosial dapat terus dikembangkan. Baik di bidang sumberdaya alam, hubungan antar kelompok, hubungan peternak dengan pihak luar atau investor.

Berharap MoU dengan IPB dapat berkontribusi dalam mendorong swasembada sapi. perusahaannya PT Surya Agro Pratama berterima kasih kepada IPB bersedia kerjasama melalui pengembangan SPR, memberikan pencerahan, peningkatan kapasitas peternak melalui SPR yang didukung Infrabanx. Kesepakatan tiga pihak dan kesepahaman pelaku usaha ini diharapkan bisa menelurkan hasil dan proses yang ditargetkan bersama.

Sumatera Selatan menjadi daerah pertama di Indonesia yang menyambut pendirian Sekolah Peternak Rakyat (SPR) yang digagas Institut Pertanian Bogor.

Konsep dasar SPR adalah dengan skema menempatkan “manajer” atau CEO. Sebagai contoh, jika dalam satu kabupaten ada 1.000 ekor sapi induk, maka ada seorang manajer, yang akan mengelola SPR dimaksud.

Konsep dasar SPR adalah “sekolah”. Ada struktur layaknya lembaga pendidikan. Sifat dari SPR adalah untuk pembangunan sektor peternakan dalam jangka panjang.

Keberhasilan program ini akan mengurangi jumlah “manajer” dan jumlah peternak akan bertambah. Sapi itu tersebar di seluruh Indonesia dengan kepadatan tertinggi di Pulau Jawa, di mana lebih dari 99 persen dimiliki oleh 6,2 juta peternak berskala kecil, yakni 1-3 ekor per peternak.

Kurang dari 1 persen dimiliki pengusaha besar dengan skala kepemilikan ribuan ekor/pengusaha. Belasan juta populasi sapi potong yang kini selalu disampaikan pemerintah dalam kondisi tidak diurus dengan baik alias dalam kondisi liar.

Melalui gerakan SPR akan memperbaiki kualitas maupun menambah kuantitas sapi-sapi tersebut.

(Berbagai sumber)

(Visited 47 times, 1 visits today)

Related Articles