fbpx
Suara Peternakan

Ramah Lingkungan, Daging Kelinci Jadi Sumber Protein Baru Bagi Afrika di Masa Depan

Suarapeternakan.com – Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae, yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Kelinci berkembangbiak dengan cara beranak yang disebut vivipar. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa.

Saat ini daging kelinci perlahan tumbuh menjadi sumber pangan di Afrika. Industri ini berkembang di Afrika Selatan dan Nigeria. Kelompok peternak mulai mempromosikan daging kelinci. Dinilai daging kelinci tergolong murah dan ramah lingkungan.

Populasi Afrika hampir dua kali lipat dalam 30 tahun mendatang menjadi 2,5 miliar. Kendati demikian para peternak di Afrika pun mencari solusi baru untuk memenuhi kebutuhan akan daging di benua Afrika. Solusinya adalah pada kelinci.

Dalam 10 tahun, pemasok terbesar daging kelinci di Afrika Selatan telah menambah hampir 150 peternakan kelinci. Petani independen Gavin Grgurin memelihara 500 kelinci di peternakannya di luar Johannesburg. Menurutnya, kelinci adalah daging masa depan.

“Sebagai Dewan Nasional, kami telah mengatakan selama 12 hingga 15 tahun terakhir bahwa kelinci berpotensi menjadi penyelamat Afrika dari sudut pandang protein. Banyak alasan untuk itu,” paparnya Melansir dari VOA pada 19 Oktober 2019.

Keuntungan daging kelinci yaitu daging kelinci tinggi protein dan rendah lemak dan kolesterol. Kelinci tidak banyak membutuhkan ruang dan tidak makan banyak. Kelinci membutuhkan lebih sedikit air dibandingkan ayam, dan memproduksi lebih sedikit limbah daripada sapi.

Menurut Grgurin, mungkin daging yang paling ramah lingkungan adalah kelinci.

“Ada banyak hal negatif yang saat ini terjadi akibat dampak karbon di planet ini, khususnya di sekitar peternakan dalam skala besar. Maksud kami adalah hewan ternak dan sapi yang dimasukkan ke tempat pemberian makan. Jadi, terdapat jejak karbon besar di sana. Jejak karbon kelinci sangat minim dibandingkan dengan yang lainnya.”

Dan terakhir, menurut Grgurin, kelinci berkembang biak, seperti, yah …kalian tahu sendiri.

Tetapi bisakah kelinci beralih dari hewan peliharaan menjadi makanan?

Sementara populasi Afrika hampir dua kali lipat pada tahun 2050, pasokan pangan – terutama protein – menjadi keprihatinan utama. Apakah kelinci bisa mengisi celah itu – dan jutaan perut?

(Visited 24 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *