fbpx
Suara Peternakan

Peternak Domba Ilegal di Cianjur

SuaraPeternakan.com – Ditemukannya tiga pekerja orang tidak bisa berbahasa Indonesia, di sebuah peternakan domba di Cianjur. Sebuah peternakan domba ilegal tanpa dokumen perizinan lengkap di Kampung Pasirkuntul, Desa Jamali, Kecamatan Mande.

Dilansir dari tribunjabar.id, peternakan tersebut digerebek oleh Satpol PP Kabupaten Cianjur bersama Cianjur Aktifis Independen (CAI), pada Rabu 20 Maret 2019.

Penggrebekan yang terjadi pada siang hari, dan pada saat itu satpol PP melakukan penyegelan karena aktivitas peternakan itu sama sekali belum mempunyai dokumen lengkap.

Peternakan tersebut memiliki ribuan ekor domba dan berdiri di atas lahan seluas dua hektare. Awal mula dilakukan atas laporan lembaga swadaya masyarakat Cianjur Aktivis Independen (CAI).

Kepala Seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil Satpol PP Kabupaten Cianjur, Heru Haerul Hakim, mengatakan, kami lakukan penyegelan karena yang bersangkutan izinnya tak lengkap. Hingga kemarin pihaknya sudah melakukan penyegelan peternakan tak berizin di lebih dari 10 lokasi.

“Persisnya ada di bagian pendataan, tapi sudah lebih dari 10,” katan Heru.

meskipun hanya sebuah peternakan domba namun dokumen perizinan harus tetap ditempuh oleh setiap perusahaan karena ternak domba pun menghasilkan limbah kotoran. Aduan kepada CAI bahwa ada ada aduan juga dari masyarakat kepada CAI, bahwa di lokasi pemilik peternakan mulai melakukan tindakan penyerobotan lahan.

Direktur Eksekutif CAI, Farid Sandi mengatakan, Di lokasi, CAI menemukan tiga orang warga yang diduga berkebangsaan asing. Indikasinya, ketiga orang itu tidak fasih dalam berbahasa Indonesia.

“Kami menanyakan kepada pemilik peternakan, jawabannya bahwa tiga orang yang dari penampilan fisiknya identik beretnis asing adalah saudaranya,” kata Farid.

Menurutnya, perusahaan bodong tanpa dokumen perizinan masih banyak di Cianjur. Hal tersebut diinginkannya menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur untuk melakukan penataan.

Pasalnya, selain dikhawatirkan memunculkan dampak negatif pada lingkungan, juga lolosnya pendataan administratif bagi pemda.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Cianjur, Winny Parwinia, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum pernah mengeluarkan rekomendasi perizinan untuk peternakan domba. “Izin ada di Dinas Perizinan, namun biasanya mereka meminta rekomendasi dari kami, sepengetahuan saya belum ada yang mengajukan rekomendasi untuk peternakan domba,” kata Winny.

Ia mengatakan, saat ini ada juga yang mengajukan rekomendasi untuk peternakan sapi. Namun karena saat dicek lokasi tak sesuai, maka rekomendasi pun tak keluar. “Saya mengacu pada undang-undang, namun karena saat cek lokasi tak sesuai maka rekomendasi untuk beberapa lokasi peternakan sapi pun tidak kami keluarkan,” kata Winny.

Winny mengatakan selama peternakan sapi itu tak sesuai prosedur tempatnya maka rekomendasi tak akan keluar.

Sumber: Tribunjabar.id

(Visited 93 times, 1 visits today)

Related Articles