fbpx
Suara Peternakan

Pengolahan Hijauan Pakan Ternak pada Rumput dan Leguminosa

SUARAPETERNAKAN.COM – Faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih lokasi penanaman hijauan yaitu kesuburan tanah dan iklim serta topgrapi tanah. kesuburan tanah dan iklim menjamin akan kecepatan tumbuh, produksi, mutu dan kontinitas serta menjamin efisiensi pengolahan hijauan. Topgrafi juga berhubungan dengan keperluan pemupukan, komunikasi serta sumber air. Topograpi perlu dipertimbangkan yaitu penggunaan alat mekanisme, usaha pemupukan, transportasi serta sumber air dan usaha pengairan.

Memilih bibit yang sesuai dengan lingkungan setempat. Bibit juga mudah dikelolah, dikembangkan dan bisa memberikan produksi tinggi. Penanaman dapat dilakukan dengan menggunakan biji, pols dan stek.

Biji hijauan digolongkan menjadi tiga macam yaitu biji dengan ukuran besar, sedang dan lembut atau halus. Jenis biji ukuran besar terdapat pada tanaman misalnya Leucaena Sp, Delichos Sp. Dibenamkan sampai kurang 3 cm. Ukuran sedang terdapat pada siratro, stylosanthes guyanensis, colopogonium, centrosema pubescens, plemengia congesta dibenamkan sedalam 1-2 cm. Ukuran lembut atau halus terdapat pada lotononis ainesii dibenamkan sedalam 1 cm.

Penanaman biji dilakukan dengan dua cara yaitu penanaman dengan cara larikan dan disebar. Penanaman cara larikan biasanya pada area yang sempit hal ini dapat mempermudah penanaman, hasilnya lebih produktif dan lebih mudah dilakukan weeding sehingga pengendalian terhadap rumput liar lebih terjamin.

Penanaman cara sebar, dilakukan di area luas atau pada tanah miring. Keuntungannya lebih praktis dan ekonomis. Dengan cara disebar yang baik harus dicarrier berupa tahan atau pasir hasil agar hasil penaburan merata dan biji bisa ditutup oleh tanah.

Adapun keuntungannya adalah rumput atau hijauan akan lebih kuat dan tahan renggutan, biji bisa disimpan dan tahan lama, lebih mudah daripada pols dan stek, menghemat tenaga, waktu dan biaya. Kelemahan menanam dengan biji, memerlukan waktu penanaman yang tepat dan persiapan awal lebih mantap karena pengolahan yang lebih cermat dan tekun.

Kecambah biji ini sangat peka terhadap lingkungan seperti weed (rumput liar), hama dan penyakit, kekurangan air dan suhu yang tinggi. Diperlukan bedengan yang halus dan bersih. Biji terkadang sulit diperoleh sebab pada umumnya jenis rumput tropis sulit membentuk biji.

Agar tahan lama, tidak rusak dan terbebas dari jamur dan serangga, biji sebaiknya dikeringkan dulu lalu disimpan dalam botol, kaleng atau tabung. Alas diberi kapur dan lapi kain sebagai penutup. Hal yang diperhatikan dalam penyimpanan yaitu penutup harus sering dibuka 1-2 jam sehari karena biji juga perlu metabolisme.  

Suhu yang dalam penyimpanan yaitu 0 sampai 4,8 derajat. Pada suhu 31 sampai 37 biji bisa rusak. Sebaiknya biji dicampur dengan insektisidandan hulu. Dengan menggunakan sublimat 1%.

Penanaman dengan Pols diperoleh dari Sobekan rumpun yang sehat, mengandung banyak akar dan calon anakan baru. Pols ditanam ditempat yang sudah dilubangi , sebelum bibit ditanam, bagian vegetatifnya harus dihilangkan terlebih dahulu. Setiap pols yang ditanam, terdiri dari dua sampai tiga batang tanaman  dan selanjutnya tanah sekitar bibit yang ditanam dipadatkan.


Pols lebih cepat tumbuh daripada bahan yang berasal dari stek dan biji. Penanaman dengan bahan tersebut akan banyak memerlukan tenaga dan waktu. Sebelum ditanam, perlu dibuat lubang dahulu. Pols hanya bisa disimpan dalam waktu singkat.

Stek adalah potongan batang. Stolon adalah potongan batang yang merayap atau batang berimpit dengan tanah. Stek diperoleh dari Batang sehat dan tua. Setiap stek panjangnya 20-25 cm, minimal mengandung 2 buah buku. Cara pemotongan stek harus betul dan Ruas terlalu panjang, stek masih muda , kurang baik karena kandungan karbohidrat pertumbuhannya rendah.

Cara penanam Stek yaitu ruas dibagian bawah harus masuk ke dalam tanah dengan baik sebab nanti akan tumbuh akar. Kedudukan stek bisa tegak, miring ataupun berbaring. Tetapi pada umumnya stek ditanam tegak, sebab pelaksanaan dalam penanaman lebih mudah. Pada setiap tempat penanaman, bisa ditanam dua atau tiga stek, Setelah stek ditanam, tanah ditekan rapat pada steknya supaya tak mudah rebah dan tak kering, sehingga calon akar pun bisa mudah kontak dengan tanah.

Adapun keuntungannya yaitu cara penanaman dan pengangkutan lebih mudah dari pada pols. Stek lebih tahan lama, bisa disimpan ditempat yang sejuk dan Kekurangannya  tak tahan injak dan renggutan.

Sama halnya seperti pelaku bisnis lainnya, kesuksesan seorang peternak dapat dilihat dari besarnya peternakan yang dimiliki. Besar atau kecilnya peternakan diukur dari jumlah ternak, serta kuantitas dan kualitas produksi. Jika kualitas barang ditentukan oleh bahan bakunya, kualitas hasil ternak ditentukan oleh pakan ternak yang diberikan.

Diolah dari berbagai sumber

(Visited 185 times, 1 visits today)

Related Articles