fbpx
Suara Peternakan

Penggemukan Sapi, Cara Cepat Meraih Laba

SUARAPETERNAKAN.COM – Pada umumnya beternak sapi yang lazim dilakukan oleh Masyarakat untuk memperoleh laba adalah dengan penggemukan. Ini dilakukan karna prosesnya yang cukup singkat dan dapat segera mengahdirkan uang.

Penggemukan sapi potong adalah salah satu cara beternak sapi dewasa, dimana diawali dengan pemilihan sapi kurus untuk ditingkatkan berat badannya, dengan pemberian pakan serta pemeliharaan secara baik. Penggemukan ini dilakukan dalam waktu yang cukup singkat yaitu 3-5 bulan.

Dalam pemeliharaan sapi potong perlu memperhatikan jenis-jenis sapi potong bakalan yang akan dipeliharan. Berikut ini kami sampaikan jenis-jenis sapi potong.

Jenis-jenis sapi potong

Beberapa jenis sapi yang biasa digunakan sebagai bakalan dalam usaha penggemukan sapi potong di Indonesia, sebagai berikut :

Sapi Bali. Ciri sapi Bali, berwarna merah dengan warna putih pada kaki dari lutut ke bawah dan pada pantat, punggungnya bergaris warna hitam. Keunggulan sapi jenis ini adalah dapat beradaptasi dengan baik pada lingkungan yang baru.

Sapi Ongole. Ciri sapi ongole berwarna putih dengan warna hitam di beberapa bagian tubuh, memiliki gelambir dan punuk serta daya adaptasinya baik. Jenis sapi ini sudah disilangkan dengan sapi madura. Keturunan dari persilangan ini disebut peranakan ongole (PO). Ciri sapi Peranakan ongole mirip dengan sapi ongole tetapi kemampuan produksi sapi peranakan ongole lebih rendah dibanding sapi ongole.

Sapi Brahman. Ciri sapi brahman berwarna coklat sampai hampir coklat tua, warna putih pada bagian kepala. Daya pertumbuhan sapi brahman cepat. Hal ini, menjadikan sapi brahman menjadi primadona sapi potong Indonesia.

Sapi Madura. Ciri sapi madura memiliki punuk, berwarna kuning hingga merata bata, kadang-kadang ada warna putih pada mongcongnya, ekor dan juga kaki bawah. Jenis sapi madura ini mempunyai daya pertambahan berat badan kurang bagus/rendah.

Sapi Limousin. Ciri sapi limousin mempunyai warna hitam, ada variasi dengan warna merah bata dan putih. Terdapat warna putih pada moncong kepalanya, tubuh berukuran cukup besar dan memproduksi daging yang tinggi.

Pemilihan Bakalan

Setelah mengetahui jenis-jenis dari sapi potong, saatnya kita mengetahui cara melakukan pemilihan sapi bakalan. Ini merupakan faktir yang cukup penting sebelum kita beternak sapi. Cara beternak sebelum pengisian kandang adalah memilih bakalan sapi terlebih dahulu. Pemilihan bakalan yang baik akan mempengaruhi hasil dari usaha penggemukan sapi ini. Dalam pemilihan bakalan sapi tidak bisa asal pilih saja. Dibawah ini akan kami paparkan ciri-ciri bakalan sapi yang baik untuk di ternakkan.

  • Sapi berumur diatas 2,5 tahun
  • Jenis kelamin jantan
  • Tubuh kurus, tulang menonjol, tetapi sehat (kurus karena kurang pakan, bukan karena sakit)
  • Bentuk tubuh panjang, bulat dan lebar, panjang minimal 170 cm tinggi pundak minimal 135 cm, lingkar dada 133 cm
  • Pandangan mata bersinar cerah
  • Bulu-bulunya halus
  • kotoran normal.

Demikianlah uraian singkat dari langkah awal memulai beternak dengan cara penggemukan. Semoga bermanfaat.

(Visited 65 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *