fbpx
Suara Peternakan

Pengaruh Cahaya Selama Produksi Telur Fase Layer

SUARAPETERNAKAN.COM – Pengaruh efek cahaya pada ayam yang sedang bertumbuh pada ayam petelur. berpengaruh terhadap kelenjar endokrin (hipotalamus pituitary/hipofisa, gonad) untuk mengeluarkan hormon yang dibutuhkan dalam produksi telur.

Di luar negeri, pada musim semi (spring) panjang cahaya/sinar matahari mencapai 11-12 jam perhari, selama musim dingin (winter) cahaya tidak normal, sehingga seringkali menambah panjang cahaya sehari maka diperlukan cahaya buatan (artificial light)

Waktu pemberian cahaya buatan ada 3 macam yaitu:
1. Morning light (penambahan cahaya pada dini hari)
2. Evening light (penambahan cahaya pada sore hari)
3. Morning and evening light (penambahan cahaya kombinasi pagi dan sore hari)

Lampu dalam kandang dinyalakan secara otomatis setiap tiga atau 4 jam setiap pagi. Lampu digantung dibagian tengah kandang. Lampu 40 watt cukup untuk 50-100 ekor ayam.
14 jam/hari.

 12 jam sinar matahari + 2 jam pagi hari (04.00-06.00) = 14 jamà1. ML
 12 jam sinar matahari + 2 jam sore hari (18.00-20.00)= 14 jamà2. EL
 12 jam sinar matahari + 2 jam pagi hari (04.00-06.00)+ 12 jam sinar matahari + 2 jam sore hari (18.00-20.00)= 16 jamà3. ML+EL

Masalah sering dikeluhkan oleh peternak adalah produksi telur tidak mendekati produksi rata-rata rekomendasi strain ayam yang dipelihara. Sementara pakan/manajemen lainnya telah dilaksanakan dengan baik. Salah satu penyebabnya ialah peternak tidak memperhatikan program pemberian cahaya.

Ayam akan mencapai produksi telur yang diinginkan dengan memperoleh cahaya siang hari selama 14 jam selama memproduksi, sehingga memerlukan cahaya tambahan 2-4 jam/hari.

Pemberian cahaya tambahan dilakukan secara berkala, mulai umur 21 minggu dan dinaikkan satu jam tiap dua minggu, sehingga padaumur 28-29 minngu ayam mendapat cahaya tambahan selama 4 jam/hari. 

Peternak menyukai menggunakan cahaya yang agak merah dibandingkan agak gelap, karena cahaya yang agak merah menyebabkan ayam lebih tenang, mencegah kanibalisme dan sedikit berpengaruh terhadap efesiensi makanan karena aktifitasnya kurang.

Ayam broiler 3-7 minggu yang diberikan cahaya secara terus menerus (continous lighting). Tingkat pertumbuhannya lebih lambat di banding ayam yang mendapat cahaya secara terputus-putus (Intermitter). Sumber cahaya yaitu lampu pijar (Incandescent), lampu neon (Fluoescent)

Kelebihan dan kekurangan dalam pengggunaan lampu neon kurang baik di gunakan dalam kandang unggas. Sesuai dengan rekomendasi untuk lampu pijar ; 1 watt untuk setiap 4 fet (0,37 m2)/luar lantai, cahaya yang diberikan tidak keseluruhan dapat dimanfaatkan ayam, sekitar 30% tidak terefleksikan, sekitar 30% diabsorpsi oleh dinding, debu, atas kandang, peralatan dll. Sekitar 40% yang dapat dimanfaatkan dari jumlah keseluruhan lumen yang ada.

Jumlah lumen yang dibutuhkan ayam dalam kandang ; 12,56 lumen untuk setiap luas kandang 0,37 m2. Lampu neon lebih baik 3-5 kali lebih efisien, cahaya yang dipancarkan menyerupai cahaya matahari, panas yang ditimbulkan lebih rendah, penyebaran cahaya lebih efektif. Neon/fluorescent; 20 watt, 1 buah/16-20 m2, pijar/incandescent; 40 watt, 1 buah/10m2, 60 watt, 1 buah/20m2.

Berbagai Sumber

(Visited 11 times, 1 visits today)

Related Articles