fbpx
Suara Peternakan

Pemprov Sulsel Bersama Australia Dorong Investasi di Sektor Peternakan

SuaraPeternakan.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng pemerintah Australia dalam pengembangan sektor peternakan. Kerja sama ini bertujuan dalam memberdayakan peternak rakyat agar dapat berkembang skala ekonomi.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) turut mempromosikan sejumlah investasi di sektor peternakan di Sulsel kepada konsulat jenderal Autralia. BKPM juga turut berperan dalam memfasilitasi agar menjadikan Sulsel sebagai lumbung ternak sapi tercapai di Indonesia.

BKPM mencatat, nilai investasi sektor peternakan dari tahu ketahun semingkat dari 1% atau 1 miliar dollar. Sedangkan permintaan konsumen yang terus mengalami peningktan yaitu mencapai 4%.

Rata-rata pertumbuhan investasi sektor peternakan di indonesia sekitar Rp100 miliar per tahunnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu pintu (PM-PTSP), AM Yamin mengatakan, nilai investasi untuk sektor peternakan di Sulsel masih relatif kecil. Namun Sulsel memiliki potensi yang besar dalam pengembangan sektor peternakan.

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH), Sulsel masih memiliki lahan tidur seluas 13.000 di Seko dan 10.000 hektare di Rampi, Luwu Timur yang akan dimanfaatkan menjadi lahan peternakan sapi.

Wisnu mengatakan, Sulsel punya potensi yang besar di sektor peternakan, tapi tidak dibarengi dengan SDM yang memadai. Sebagai langkah awal, Konjen Australia membawa para tenaga ahli sebagai delegasi untuk melakukan riset terlebih dahulu.

Namun Konjen Australia akan mengawali kerja sama dengan pemprov Sulsel dan siap membawa 20 delegasi dari Australia untuk melakukan riset di sektor peternakan Sulsel.

Nantinya tim ahli akan merumuskan permasalahan yang menjadi kendala di Sulsel, terkait sosial, ekonomi, dan infrastruktur. Tim ahli juga akan meneliti agroekosistem, nutrisi ternak, persediaan pakan, kesuburan ternak dan ketersediaan lahan.

Pendampingan terhadap peternak kecil dan menengah hingga menjadi bisnis besar. “Australia sudah memiliki keahlian di sektor peternakan. Australia nantinya akan berkontribusi dalam mengembangkan sektor peternakan di sejumlah daerah di Indonesia. Seperti Bandar Lampung dan Kalimantan Selatan,” Ujar Richard Mathews, Rabu (15 Mei 2019).

(Visited 49 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *