fbpx
Suara Peternakan

Panen Dan Hasil Panen Burung Merpati (Burung Dara)

Suarapeternakan.com  – Burung merpati atau burung dara merupakan salah satu jenis burung yang banyak sekali dipelihara masyarakat Indonesia. Selain karena suaranya yang unik dengan beraneka ragam warna dan variasi, ternyata burung dara juga memiliki nilai tinggi.

Tidak hanya sebagai burung hias, burung lomba, dan burung kicau saja. Saat ini banyak sekali orang yang membudidayakan burung dara untuk dijadikan bahan pangan. Banyak restoran menjadikan burung dara sebagai menu makanan.

Untuk jenisnya berbeda dengan burung dara pada umumnya, yaitu burung dara potong yang memiliki banyak sekali daging. Selain karena rasanya yang nikmat jika dimasak, burung dara pedaging memiliki banyak sekali manfaat.

Menu burung dara menjadi pilihan terlaris karena dagingnya lebih empuk, lembut dan gurih. Adapun kandungan nutrisi dari burung dara yang dapat melengkapi kebutuhan gizi anda. Kandungan nutrisi daging burung dara yaitu mengandung kalori, serat, lemak, protein, air, kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, natrium, zinc, Ash, Vitamin A, B1, B2, B5, B6, B9, B12 dan C.

Banyaknya nutrisi yang ada pada daging burung dara potong menjadikannya semakin banyak digemari orang, dengan ini pula menjadikan salah satu peluang bisnis menjanjikan bagi anda. Selain karena banyak penggemarnya, harga daging burung dara pedaging semakin meningkat dari tahun ke tahun.  

Jika dipelihara untuk diambil dagingnya, merpati bisa dipanen pada umur 25-28 hari. Pemanenan baru bisa dilakukan jika pada bagian bawah sayap dan badan telah tumbuh bulu-bulu jarum. Jika belum lengkap, pemotongan dapat ditunda sekitar 2 hari kemudian.

Mata anak merpati akan mulai terbuka dan bulu mulai tumbuh. Pada tahap ini anak merpati mulai memanfaatkan biji-bijian bersamaan dengan susu merpatia dari induknya. Pada umur 25 hari anak-anak dipilih mana yang bisa segera dipotong atau dijual.

Penjualan biasanya pada umur 26-30 hari, karena standar untuk menetapkan kapan anak sudah bisa dijual atau belum, apabila anak merpari telah tumbuh bulu-bulu jarum dibawah sayap dan di badannya. Apabila bulu jarum itu belum lengkap maka penjualan bisa ditunda 2-3 hari ke depan. Dan mulailah anda meraup keuntungan.

Bayi burung dara yang diternakkan secara intensif dengan pemberian pakan dan vitamin formula pertumbuhan bisa dipanen dalam waktu hanya 30 hari ketika berat tubuhnya mencapat 300 gram atau lebih. Bisa jadi, ketika mencapai berat tubuh ini, burung dara masih bersuara seperti suara piyik, bahkan sayapnya belum ditumbuhi bulu secara sempurna sehingga belum bisa terbang. Namun, karena tujuan utama budidaya ini adalah untuk diambil dagingnya, maka proses panen sudah bisa dilakukan.

(Visited 235 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *