fbpx
Suara Peternakan

Mengenal Kambing Boer, Salah Satu Ternak Primadona yang Ada di Indonesia

Suarapeternakan.com – Kambing Boer merupakan salah satu primadona dari sekian banyak jenis kambing yang ada di Indonesia. Rata-rata kambing Boer mampu menghasilkan daging dengan persentase sebanyak 49-50 % dari total bobot kambing Boer.

Salah satu contoh, kelompok peternak di wilayah Blitar, Jawa Timur ini, tergolong sukses dari budidaya kambing boer asal Afrika Selatan. Mungkin bisa menjadi inspirasi dalam beternak kambing di daerah lain.  

Kambing boer yang dipilih oleh peternak di Desa Resapombo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, merupakan kambing yang mudah dalam perawatan dan harga jual yang tinggi. Selain itu masa layak jual hewan yang hanya 3 bulan.

Kambing boer  telah menjadi ternak yang ter-registrasi selama lebih dari 65 tahun. Kata “Boer” artinya petani. Kambing boer merupakan kambing pedaging yang sesungguhnya karena pertumbuhannya sangat cepat.

Kambing Boer merupakan hasil dari persilangan antara kambing Afrika dan Jawa.

Ciri-Ciri Kambing Boer Afrika

Kambing ini pada umur lima hingga enam bulan sudah dapat mencapai berat 35 – 45 kg, dengan rataan pertambahan berat tubuh antara 0,02 – 0,04 kg per hari. Keragaman ini tergantung pada banyaknya susu dari induk dan ransum pakan sehari-harinya.

Kambing boer jantan akan tumbuh dengan berat badan 120 – 150 kg pada saat dewasa (umur 2-3 tahun), sedangkan Betina dewasa (umur 2-3 tahun) akan mempunyai berat 80 – 90 kg. Boer betina maupun jantan keduanya bertanduk. Dibandingkan dengan kambing perah lokal, persentase daging pada karkas kambing boer jauh lebih tinggi dan mencapai 40% – 50% dari berat tubuhnya.

Kambing boer dapat dikenali dengan mudah dari tubuhnya yang lebar, panjang, dalam, berbulu putih, berkaki pendek, berhidung cembung, bertelinga panjang menggantung, berkepala warna coklat kemerahan atau coklat muda hingga coklat tua.

Beberapa kambing boer memiliki garis putih ke bawah di wajahnya. Kulitnya berwarna coklat yang melindungi dirinya dari kanker kulit akibat sengatan sinar matahari langsung. Kambing ini sangat suka berjemur di siang hari.

Kambing boer dapat hidup pada suhu lingkungan yang ekstrem, mulai dari suhu sangat dingin (-25 derajat celcius) hingga sangat panas (43 derajat celcius) dan mudah beradaptasi terhadap perubahan suhu lingkungan. Tahan terhadap penyakit.

Mereka dapat hidup di kawasan semak belukar, lereng gunung yang berbatu atau di padang rumput. Secara alamiah mereka adalah hewan yang suka meramban sehingga lebih menyukai daun-daunan, tanaman semak daripada rumput.

Kambing Boer Jantan

Boer jantan bertubuh kokoh dan kuat sekali. Pundaknya luas dan ke belakang dipenuhi dengan pantat yang berotot. Boer jantan dapat kawin di bulan apa saja sepanjang tahun. Mereka berbau tajam karena hal ini untuk memikat betina.

Seekor pejantan dapat aktif kawin pada umur 7-8 bulan, tetapi disarankan agar satu pejantan tidak melayani lebih dari 8 – 10 betina sampai pejantan itu berumur sekitar satu tahun. Boer jantan dewasa (2 – 3 tahun) dapat melayani 30 – 40 betina.

Disarankan agar semua pejantan dipisahkan dari betina pada umur 3 bulan agar tidak terjadi perkawinan yang tidak direncanakan. Seekor pejantan dapat mengawini hingga selama 7 – 8 tahun.

Kambing boer Betina

Kambing boer betina tumbuh seperti jantan, tetapi tampak sangat feminim dengan kepala dan leher ramping. Ia sangat jinak dan pada dasarnya tidak banyak berulah. Ia dapat dikawinkan pada umur 10 – 12 bulan, tergantung besar tubuhnya. Kebuntingan untuk kambing adalah 5 bulan. Ia mampu melahirkan anak-anak tiga kali dalam dua tahun.

Betina umur satu tahunan dapat menghasilkan 1 – 2 anak. Setelah beranak pertama, ia biasanya akan beranak kembar dua, tiga, bahkan empat Boer induk menghasilkan susu dengan kandungan lemak sangat tinggi yang cukup untuk disusu anak-anaknya. Ketika anaknya berumur 2½ – 3½ bulan induk mulai kering.

Boer betina mempunyai dua hingga empat puting, tetapi kadangkala tidak semuanya menghasilkan susu. Sebagai ternak yang kawinnya tidak musiman, ia dapat dikawinkan lagi tiga bulan setelah melahirkan. Birahinya dapat dideteksi dari ekor yang bergerak-gerak cepat disebut “flagging”. Boer betina mampu menjadi induk hingga selama 5 – 8 tahun.

Keuntungan Beternak Kambing Boer

Kambing boer asal Afrika yang mudah dirawat dan memiliki harga jual yang tinggi membuat kambing ini dilirik para peternak di Blitar. Satu kambing Boer dengan usia tiga bulan harganya Rp 1,3 juta.

Jika dibandingkan dengan kambing jawa usia yang sama biasanya hanya dihargai Rp 800 ribu,

Selain pada kualitas daging, keunggulan kambing Boer adalah fisiknya lebih memiliki daya tahan terhadap serangan penyakit dan tak kenal musim. Meski dirawat di suhu panas ataupun dingin kambing Boer tetap bisa bertahan. Kalau penyakit, itu sudah pasti bisa menjangkit terhadap siapapun, termasuk hewan. Tapi kambing Boer memiliki daya tahan tubuh yang lebih bagus.

Jenis kambing boer sendiri dibedakan menjadi beberapa klasifikasi, yaitu :

Kambing boer full blood registered

Jenis kambing boer ini merupakan jenis yang berasal dari 100% keturunan kambing boer berdarah murni yang terdaftar pada silsilah di asosiasi boer, dalam hal ini kambing boer murni hanya bisa didapatkan dari kambing boer yang diimpor langsung dari Afrika.

Kambing boer pure breed

Jenis ini merupakan peranakan dari kambing boer betina , peranakannya sendiri didefinisikan memiliki 15/16 atau 93.75% darah kambing boer yang berasal dari keturunan kambing boer murni.

Kambing boer campuran

Jenis kambing boer ini memiliki 1/2 atau 50% darah kambing boer, jenis ini berasal dari keturunan pejantan boer murni atau fullblood dengan indukan bukan boer atau bisa juga dri indukan boer murni dengan pejantan yang bukan boer.

Bagi Anda yang ingin memulai usaha ternak kambing Boer, alangkah baiknya mengetahui tahapan-tahapan yang tepat untuk memulai usaha ternak kambing Boer. Berikut ini akan diuraikan mengenai langkah-langkah atau cara ternak kambing Boer yang Tepat dan menguntungkan.

Persiapan Lahan Pakan (rumput dan dedaunan) Kambing Boer

Untuk menjalankan usaha budidaya ternak, hal penting yang tidak pernah lepas untuk diperhatikan adalah pakan. Ketersediaan pakan sangatlah penting guna keberhasilan usaha ternak kambing Boer. Oleh karena itu, langkah pertama sebelum memulai usaha ternak, sediakanlah lahan pakan.

Persiapan Pembuatan Kandang dan Lokasi Peternakan

Setelah lahan pakan tersedia, langkah berikutnya adalah persiapan kandang dan lokasi ternak. Alangkah baiknya jika lokasi ternak agak jauh dari pemukiman dan masih bisa mendapat akses transportasi ke lokasi ternak. Pembuatan kandang sebaiknya menggunakan material yang baik dan tahan lama.

Pemilihan Bibit Unggul

Pemilihan Bibit unggul juga sangat menentukan keberhasilan usaha. Dengan memilih bibit yang unggul, maka pertumbuhan ternak kambing yang kita pelihara akan lebih cepat dan dapat menghasilkan untung.

Pemeliharaan 

Pemeliharaan tentunya menjadi faktor eksternal yang penting untuk diperhatikan. Hal ini karena pemeliharaan memegang peran penting hingga 70% terhadap kesuksesan usaha ternak kambing. Pemeliharaan meliputi pemberian pakan, vaksin dan juga perkawinan.

Pengobatan

Pengobatan dilakukan pada ternak yang terlihat lesu dan sakit. Untuk pengobatan sendiri bisa dengan menggunakan obat-obatan tradisional seperti daun pepaya, sambiloto, dan air kelapa.

Penjualan

Untuk menjalankan usaha ternak kambing Boer, sangatlah penting kita mengetahui aspek pasar dan pemasaran kambing Boer. Pemasaran kambing Boer dapat diakukan dengan menjual langsung di pasar kambing, rumah makan, atau dengan menjual secara online.

(Visited 21 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *