fbpx
Suara Peternakan

Mengenal Burung Unta, Burung Terbesar Dunia yang Masih Bertahan Hidup

SuaraPeternakan.com – Burung unta merupakan binatang herbivora yang hidup secara berkelompok dan sangat menyukai air, tetapi dapat bertahan hidup dalam jangka waktu yang relatif lama tanpa air. Pada masa lampau, burung unta diternakkan untuk menghasilkan bulu-bulu dan merupakan salah satu komoditas ekspor utama. Setelah didomestikasikan, pemeliharaan burung unta ditujukan sebagai penghasil telur, daging, dan bulu.

Burung unta dibudidayakan di berbagai tempat di dunia untuk diambil bulunya sebagai hiasan. kulitnya dipakai untuk menghasilkan bahan tekstil dan dagingnya dijual secara komersial. Dikutip dari Wikipedia, kepercayaan rakyat, burung unta terkenal karena menyembunyikan kepala mereka di dalam tanah saat berhadapan dengan bahaya.

Perilaku ini tidak pernah dicatat atau dilihat, walaupun burung unta diketahui merendahkan kepala dan leher mereka ke tanah untuk melindungkan diri bila predator mendekat. Apabila terancam, burung unta mampu membuat predatornya luka parah dengan tendangan dari kaki mereka yang kuat itu.

Anggota lain kelompok Palaeognaths termasuk burung rea, emu, kasuari serta burung terbesar yang diketahui tetapi sekarang lenyap, Aepyornis

Adapun tata nama zoologi burung unta sebagai berikut.
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Subiilum: Vertebrata
Kelas: Aves
Ordo: Struthioniformes
Famili: Struthionidae
Genus: Struthio
Spesies: Struthio camelus

Spesies burung unta hingga saat ini hanya diketemukan sebagal Struthio camelus. Sejauh ini, burung unta merupakan burung terbesar, yang masih hidup, tingginya dapat mencapai 2,5 m. Tinggi burung unta jantan dewasa mencapai 9 kaki dengan berat antara 75-150 kg, betina dengan kisaran 5,5-6,5 kaki dengan berat badan di bawah berat badan jantan. Pertumbuhan anaknya mencapai 10 inci/bulan pada tahun pertama dan beratnya mencapai 50 kg pada umur 1 tahun.

Habitat burung unta umumnya berada di daerah kering atau berpasir di Afrika Tengah dan Afrika Selatan. Daerah savana atau padang rumput juga mempakan habitat yang baik untuk burung unta, Burung unta jantan berwama hitam dan putih, sedangkan betina berwama cokelat keabu-abuan.

Burung unta hidup bergerombol/berkelompok, terdiri dari 5-50 ekor, umumnya ditemukan bersama-sama dengan binatang-binatang yang memmput, seperti zebra dan antelope. Karakteristik lain burung unta adalah amat menyukai air dan sering dijumpai mandi secara berlama-lama.

Burung unta adalah hewan berdarah panas, mempunyai sayap dan tubuh yang diselubungi bulu.  Bulu mereka tidak berfungsi sebagai kerajang udara, tetapi pernah populer sebagai hiasan topi wanita dan sebagainya. Paruhnya tidak bergigi dan lancip.

Burung ini dicirikan dengan leher dan kaki yang panjang, dan dapat berlari hingga kecepatan 70 km per jam dan merupakan yang tercepat di antara burung lainnya.

Burung unta terkenal dengan bersarang secara sosial, di mana beberapa ekor burung betina akan bertelur dalam satu sarang, untuk dierami oleh betina pada waktu siang dan jantan pada waktu malam. Telur burung unta adalah telur terbesar.

Dalam keluarga burung ostrich adalah yang terbesar dengan berat hingga 320 kg. Tubuh beratnya juga ditopang oleh kaki panjang yang membuatnya memiliki tinggi hampir 2,5 meter. 

Burung unta punya masa hidup yang cukup panjang, sekitar 40 tahun. Mereka bertahan hidup dengan sistem perlindungan diri yang hebat. Burung ini cukup agresif dan mampu berkelahi dengan cheetah. Dalam penangkaran burung unta bahkan bisa hidup sampai 70 tahun

Burung unta akan terus bereproduksi hingga usia lanjut, mereka akan bertelur ketika sudah memasuki kematangan seksual. Jantan akan mengibaskan sayap untuk mencari perhatian betina dan setelah berhubungan jantan akan menggali pasir untuk menaruh telur dan betina akan menjaga serta mengerami hingga menetas.

Burung unta akan terus bereproduksi hingga usia lanjut, mereka akan bertelur ketika sudah memasuki kematangan seksual. Jantan akan mengibaskan sayap untuk mencari perhatian betina dan setelah berhubungan jantan akan menggali pasir untuk menaruh telur dan betina akan menjaga serta mengerami hingga menetas.

(Berbagai Sumber)

(Visited 34 times, 1 visits today)

Related Articles