fbpx
Suara Peternakan

Mengenal Ayam Batik Kanada dan Ayam Batik Itali

SuaraPeternakan.com – Ayam Batik sering disebut juga dengan ayam sebright, yang terbagi menjadi dua yaitu ayam batik kanada dan ayam batik itali. Ayam ini mulai dikembangkan pada abad ke-19 melalui program perkembangbiakkan selektif yang dirancang untuk menghasilkan jenis hias.

Kenapa dinamai batik? karena jenis ayam ini memiliki corak seperti kain batik. Ayam Batik Kanada mempunyai corak bulu berwarna keemasan dengan ujung bulu berwarna hitam. Sedangkan ayam batik itali mempunyai corak bulu yang berwarna putih dengan ujung bulu berwarna hitam.

Ayam yang menyerupai kate, namun yang membedakan adalah corak pada bulunya yang mirip dengan kain batik. Mereka memiliki postur yang relatif kecil, bertelur kecil dan dikembangkan bukan untuk tujuan utama sebagai ayam pedaging melainkan sebagai ayam hiasan / pameran.

Ciri-ciri ayam batik itali dan ayam batik kanada

Ayam batik Itali memiliki corak batik yang indah dengan kombinasi warna putih dan hitam diseluruh tubuhnya. Batik itali seperti corak kain batik dan memang seperti itulah warna naturalnya. Bentknya tidak terlalu besar sehingga sangat cocok untuk hiasan di halaman rumah Anda. Untuk ukurannya, ayam batik itali jantan biasanya berbobot 600 gram, sedangkan untuk ayam batik itali betina rata-rata hanya berbobot 500 gram. Nampak indah dan licah, serta gesit. Ayam batik itali jantan lebih gesit dibandingkan ayam batik itali betina.

Ayam batik kanada, memiliki warna khas perpaduan dari dua warna hitam dan keemasan. Biasa disebut dengan Sebright Gold. Untuk ukurannya, sama dengan ukuran ayam batik itali. Rata-rata berat badan ayam batik kanada jantan adalah sekitar 600 gram, dan untuk betina sekitar 500 gram. Sifat-sifatnya juga agresif, lincah dan rajin bergerak. Dari segi produktifitas telur, ayam batik kanada dan ayam batik itali termasuk ayam yang rajin bertelur. Hal ini dibuktikan dalam satu tahun rata-rata ayam batik betina bisa bertelur antara 6-7 kali dengan jumlah telur sekitar belasan butir.

Kapan Ayam Batik Mulai Kawin?

Ayam batik itali dan ayam batik kanada siap dikawinkan pada usia sekitar 5-6 bulanan. Tetapi akan lebih bagus lagi jika usianya 8 bulan sampai 12 bulan. Umur tersebut akan menghasilkan anakan yang tangguh sehingga tidak mudah terserang penyakit. Ayam batik jantan cenderung agresif, hal ini menjadi keuntungan peternak karena kemampuan produksi akan lebih baik bila di bandingkan jenis ayam yang kurang agresif.

Pakan Ayam Batik

Pakan ayam batik sama seperti jenis ayam kampung lainnya. Anda dapat menggunakan BR atau Voer . Pakan tersebut dapat Anda dapatkan di toko pakan terdekat dan harganya pun tidak terlalu mahal.

Produktivas Telur Ayam Batik

Ayam Batik merupakan ayam yang rajin bertelur. Dalam setahun ayam ini bisa memproduksi telur hingga 6-7 kali, dan setiap ayam batik bertelur bisa menghasilkan 8-15 butir. Ayam Batik tidak pandai untuk mengerami telurnya, sehingga banyak peternak yang menggunakan mesin penetas telur untuk menetaskan telur ayam batik. Kenapa tidak bisa mengerami telurnya adalah faktor yang mempengaruhinya yaitu bentuk tubuhnya yang cukup kecil, sehingga hanya bisa mengerami beberapa telur saja. Usia produktif untuk ayam batik adalah 12 bulan ke atas.

Dalam memelihara ayam batik yang perlu diperhatikan adalah sanitasi kandang, tempat pakan dan tempat minum.

Beberapa faktor yang bisa mengakibatkan ayam terjangkit penyakit yaitu Kandang ayam yang jarang dibersihkan, Fentilasi kandang kurang, Kandang terlalu penuh, Ayam bersentuhan dengan ayam lain dan Udara.

Ayam batik tergolong sebagai ayam pendatang di Indonesia. Karena ayam batik sendiri merupakan ayam yang berasal dari Inggris. Namun pada masyarakat Indonesia sudah banyak yang membudidayakan ayam batik ini. Jadi tidak perlu jauh-jauh lagi ke luar negeri untuk mendapatkan ayam batik ini. Ayam batik memiliki postur yang tidak terlalu besar dan termasuk golongan ayam hias. Banyak orang membeli ayam ini untuk sebagai hiasan rumah karena ayam ini termasuk termasuk satwa yang langka. Selain itu rumah bisa terlihat menjadi lebih indah dan cantik.

Jika ingin mengembangkan ayam batik sebagai Indukan, peternak dapat memilih ayam batik yang mempunyai corak batik cerah dan indah, motif garis yang relatif sama ukurannya, postur tubuh yang ideal, serta tubuh ayam tidak terlalu tegak. Ayam batik yang dikawinkan sebaiknya dengan perbandingan 1:10. Namun jika menginginkan hasil yang bagus bisa dengan perbandingan 1:6. Sekali bertelur ayam batik dapat memproduksi telur hingga 12 – 15 butir, sehingga setiap tahunnya ayam batik dapat bertelur hingga 6 – 7 kali.

Ciri-ciri Indukan yang berkualitas, pilihlah indukan jantan dan betina yang mempunyai warna yang cerah dan bagus, jangan memilih indukan jantan yang terlalu tegak, pilihlah ayam yang mempunyai corak batik yang sama.

Sumber: jualayamhias.com / hobiternak.com

(Visited 324 times, 1 visits today)

Related Articles