fbpx
Suara Peternakan

Manajemen Perkandangan Kelinci

Suarapeternakan.com – Daging kelinci menjadi sumber protein alternatif disamping unggas, daging sapi, atau kambing. Kelinci merupakan hewan yang cepat berkembang biak dan cukup mudah diternakkan.

Lantai kandang harus dibersihkan setiap hari, begitu juga tempat pakan dan minum, sisa pakan, serta kotorannya. Sinar matahari pagi harus masuk ke kandang untuk membunuh bibit penyakit. Kandang bekas kelinci sakit harus dibersihkan dengan desinfektan, seperti Lysol dan Creolin.

Kandang dengan ukuran (200x70x70) cm dan tinggi alas 50 cm cukup untuk 12 ekor betina/10 ekor jantan. Kandang kelinci berukuran (50x30x45) cm. Seekor kelinci membutuhkan ruang minimal (60×40) cm.

Kandang yang akan digunakan untuk memelihara kelinci harus bersih, tidak lembab, cukup penyinaran, serta aman dari predator, seperti musang, tikus dan ular. Suhu perkandangan yang ideal yaitu 21oC. Sebaiknya, sirkulasi udara dalam kandang lancer dengan lama pencahayaan ideal sekitar 12 jam.

Fungsi kandang dalam pemeliharaan kelinci adalah sebagai tempat beristirahat, memudahkan penanganan dan pengawasan, melindungi kelinci dari ancaman predator dan cuaca lingkungan yang buruk, memudahkan dalam seleksi bibit dan ternak yang sakit. Bahan pembuatan kandang bisa diperoleh dari lingkungan sekitar. Bahan yang digunakan harus kuat, praktis, mudah diperoleh dan murah.

Secara umum terdapat dua sistem perkandangan yang sering dipakai dalam beternak kelinci, yakni kandang kelinci sistem tertutup dan kandang kelinci sistem terbuka. Sistem tertutup biasanya digunakan oleh para peternak intensif sedangkan sistem terbuka banyak diadopsi oleh peternak tradisional. Masing-masing sistem perkandangan memiliki keunggulan dan kelemahannya tersendiri.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut penjelasan mengenai bentuk kandang kelinci. Kandang kelinci bisa dibagi menjadi tiga, yaitu sistem postal, sistem ranch dan sistem batterai.

Kandang Sistem Postal

Kandang sistem postal, tanpa halaman pengumbaran, ditempatkan dalam ruangan, dan cocok untuk kelinci muda.  Kandang postal adalah kandang kelinci yang berlantaikan tanah atau semen. Kandang postal biasa digunakan untuk kandang pembesaran kelinci. Pemeliharaan di dalam kandang postal dilakukan secara koloni pada kelinci dengan jenis kelamin dan umur yang seragam. Ukuran kandang postal cukup luas.

Foto: alamtani.com

Anak-anak kelinci biasanya disapih dari induknya setelah berumur 8 minggu. Kandang tipe postal kurang optimal untuk pembesaran, karena kelinci yang ada didalamnya akan lebih banyak bergerak. Pada proses pembesaran gerakan kelinci sebisa mungkin dikurangi agar semakin banyak pakan yang dikonversi menjadi daging.

Kandang tipe postal bisa diletakan di luar maupun di dalam ruangan. Bila ingin menempatkan kandang di luar ruangan sebaiknya gunakan dinding kandang dengan bahan tertutup seperti tripleks (jangan bilah bambu), fungsinya untuk menahan angin dan air hujan.

Kandang sistem ranch, dengan halaman pengumbaran

Kandang berbentuk ranch biasa terdapat halaman di luar kandang. Halaman tersebut berguna sebagai tempat umbaran atau tempat bermain, berkeliaran bagi kelinci. Terdapat dua tempat atau ruang di dalam kandang model ranch. Ruang pertama sebagai tempat kelinci berkeliaran, ruang kedua tempat berkeliaran kelinci induk dan jantan bersama anak kelinci.

Foto: alamtani.com

Keunggulan sistem ini, kelinci bisa berkeliaran di areal tertentu sehingga jadwal pemberian pakan tidak terlalu ketat. Si kelinci bisa mengais-ngais pakan sendiri bila peternak terlambat memberikan pakan. Biaya pembangunan kandang dan perawatannya relatif lebih murah. Kelemahannya, sistem ini memerlukan lahan yang luas dan pertumbuhan daging tidak optimal karena kelinci banyak bergerak. Selain itu, proses reproduksi kurang bisa diarahkan.

Kandang Batterai

Kandang batterai, mirip sanggar berderet, satu sangkar untuk satu ekor dengan kontruksi flatdech batteray (berjajar), tier batteray (bertingkat), dan pyramidal batteray (susun pyramid).  

Semakin besar jenisnya, semakin besar pula kandangnya. Perlu diperhatikan, kandang yang terlalu luas akan membuat kelinci banyak bergerak sedangkan kandang yang terlalu sempit akan membuat stres.

Kandang tipe baterai dibuat bertingkat atau bersusun seperti rak. Oleh karena itu alas kandang harus memiliki sekat untuk menampung kotoran dan air kencing kelinci. Sekat sebaiknya bisa dicopot dengan mudah untuk membersihkan kotoran. Bahan yang digunakan untuk kandang baterai bisa dari bilah bambu atau ram kawat. Khusus bagian lantai sebaiknya tidak menggunakan ram kawat karena berpotensi melukai kaki kelinci.

Penempatan kandang kelinci tipe baterai bisa di luar ruangan atau dalam ruangan. Untuk kandang yang ditempatkan di luar ruangan, atap kadang harus dibuat dari bahan yang tak tembus air serta sebagian dindingnya sebaiknya tertutup. Agar angin malam atau air hujan tidak rembes ke dalam kandang.

(Visited 562 times, 6 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *