fbpx
Suara Peternakan

Mammalia Pertama Hasil Kloning Dari Sel Kelenjar Susu

SUARAPETERNAKAN.COM-Mamalia pertama yang berhasil dikloning adalah dolly yang lahir di Institut Roslin, Skotlandia. Kelahirannya diumumkan pada 22 februari 1997  kematian Dolly pada 14 Februari 2003 pada umur enam tahun.

Kisah domba dolly mamalia pertama hasil kloning dari sel dewasa (sel kelenjar susu), yang mulanya diberi kode “6LL3” dinamai Dolly Parton. Nama tersebut sesuai nama aktris kenamaan di Amerika Serikat.  Sel yang diambil dari kelenjar susu seekor domba berumur enam tahun dan dikultur dilaboratorium dengan menggunakan jarum mikroskopis.

Metode yang digunakan dalam kesuburan manusia pada tahun 1970. Para ilmuwan menanamkan telur-telur ke dalam domba betina pengganti setelah menghasilkan sel telur normal. Selama 148 hari, domba tersebut melahirkan Dolly.

Dilansir dari berbagai sumber, Mamalia yang berupa domba itu tercipta dari tiga ibu. Satu ibu menyediakan sel telur, satu yang lain menyediakan DNA, dan yang terakhir berperan mengandung hasil pembuahan. Domba Dolly sebenarnya telah lahir pada 5 Juli 1996. Namun, ilmuwan menunggu selama 7 bulan untuk memutuskan dan mengumumkan keberhasilannya.

Hidup domba Dolly tak lama. Kematiannya disengaja karena penyakit paru-paru dan arthritis yang terus berkembang. Meski hidupnya singkat, Dolly punya enam domba kecil. Domba bernama Bonnie lahir tahun 1998, Sally dan Rossie pada tahun 1999, serta Luci, Darcy, dan Cotton pada tahun 2001.

Kelahiran Dolly sangat mengispirasi dan memicu banyak ilmuwan untuk mengkoning hewan lain. Babi kloning berhasil diciptakan oleh Julie Grisham dan rekannya dari Roslin Institute pada tahun 1998. Sedangkan Tahun 2014, BBC memberitakan bahwa China telah berhasil menciptakan babi kloning dalam skala massal.

Tahun 1999, ilmuwan dari Texas A&M berhasil menciptakan banteng kloning pertama. Orangtua dari banteng itu menjadi hewan tertua yang pernah dikloning, umurnya 21 tahun. Tahun 2003, ilmuwan dari universitas yang sama berhasil menciptakan rusa pertama.

Kemudian, pada tahun 2007, monyet rhesus berhasil dibuat juga dengan kloning. Metode kloning yang banyak digunakan adalah somatic cell nuclear transfer.

Sangat bermanfaat untuk kebutuhan riset kedokteran. Mengkloning hewan tertentu bisa membantu riset obat penyakit tertentu, diantaranya tikus, babi dan momyet.

Memanfaatkan inti sel tubuh individu dewasa sebagai “sperma” bagi sel telur.

 Tahun 2008, ilmuwan berhasil mengkloning kambing gunung Spanyol yang sudah musnah. Sayang, hasil kloning mati cepat karena kecacatan paru.

Kloning bisa  menyelamatkan hewan yang terancam punah atau menghidupkan kembali yang sudah punah.

*diolah dari berbagai sumber

(Visited 195 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *