fbpx
Suara Peternakan

Lewat RPH, Cegah Pemotongan Sapi Betina Produktif dan Kualitas Daging Terjamin

SuaraPeternakan.com – Saat momentum Ramdhan dan lebaran, pemotongan sapi akan meningkat. Dengan demikian diharapkan agar masyarakat memotong ternak sapi lewat Rumah Potong Hewan (RPH).

Tujuan pemotongan sapi lewat RPH, kualitas daging terjamin sebab sebelum pemotongan akan diperiksa terlebih dahulu oleh petugas hewan. Selain kualitas dan kesehatan ternak, penyembelihan lewat RPH dapat mencegah pemotongan sapi betina produktif.

Apabila ditemukan ternak yang tidak sehat, tidak bisa disembelih sebab akan membahayakan kesehatan manusia. Solusinya adalah ternak tersebut dirawat kembali hingga benar-benar sehat baru disembelih.

Pada rumah pemotongan hewan, ternak yang diperiksa akan dikeluarkan surat keterangan sehat dan layak. Itu juga sebagai jaminan atas kualitas daging sapi.

Menyembelih Hewan Ternak Produktif Bisa Dipidana

Larangan yang diatur dalam undang-undang Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pemerintah melarang peternak dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) ternak ruminansia betina produktif.

Ruminansia adalah kelompok hewan mamalia yang bisa memah (memakan) dua kali sehingga disebut memamah biak, semisal kerbau, domba, kambing, sapi, dan kuda.

Undang-undang Nomor 41 tahun 2014, Pasal 18 ayat (4), menyebutkan setiap orang dilarang menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif atau ternak ruminansia besar betina produktif. Dikecualikan dalam hal penelitian, pemuliaan, pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan, ketentuan agama, ketentuan adat istiadat dan atau pengakhiran penderitaan hewan.

Sementara, dalam Pasal 86, diatur sanksi pidana kurungan bagi orang yang menyembelih ternak ruminansia besar betina produktif paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun, dan denda paling sedikit Rp 100 juta dan paling banyak Rp 300 juta.

Aturan tersebut dilakukan untuk mengingkatkan produktivitas binatang ternak ruminansia agar swasembada daging terwujud dengan baik.

Misalnya sapi betina yang sudah tidak produktif atau boleh disembelih yaitu usianya diatas 7 tahun.

Apabila ingin memotong sapi yang usianya di bawah 7 tahun, pihak RPH harus mendapatkan surat persetujuan dari dokter hewan pengawas. Dokter hewan harus memastikan apakah sapi tersebut masih produktif atau mandul.
(*)

(Visited 60 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *