fbpx
Suara Peternakan

Langkah Sukses Ternak Kambing

SUARAPETERNAKAN.COM – Setelah memilih jenis kambing yang akan dibudidayakan untuk diambil manfaatnya, Anda tentunya telah memiliki gambaran atau konsep usaha ke depan dengan kambing yang telah dipilih.

Kemudian lakukan beberapa langkah untuk mengawali bisnis ternak kambing Anda. Meskipun yang dipilih salah satu jenis kambing, kurang lebih cara perawatan dan pemeliharaan semua kambing yang berbeda hampir sama.

Kumpulkan Modal dan Buat Perencanaan Awal

Sebelum menjalankan bisnis ternak kambing, hal yang pertama harus Anda miliki adalah modal anggaran.

Selain anggaran, jaringan dan modal sosial juga sangat bermanfaat untuk menambah informasi tentang memulai usaha ternak kambing, dan memperluas jaringan pemasaran produksi hasil ternak kambing.

Jika Anda sudah memiliki aspek permodalan tersebut maka sudah saatnya Anda merencanakan investasi keuangan untuk menjalankan bisnis ternak kambing.

Anda bisa menggunakan Aplikasi Finansialku untuk mulai merencanakan investasi Anda untuk menambah modal usaha ternak kambing Anda.

Membangun Properti untuk Kandang Kambing

Kandang kambing sebenarnya bisa dibuat cukup sederhana.

Apabila Anda lihat, sistem peternakan kambing tradisional memiliki desain kandang yang cukup sederhana tanpa memakan waktu lama, karena kambing bisa juga bebas untuk digembala.

Berbeda halnya dengan desain kandang kambing modern. Kandang modern cocok diterapkan pada lahan yang terbatas, dan harus ada beberapa kriteria yang baik untuk membangun kandang kambing modern.

Jarak kandang kambing minimal 10 meter dari rumah agar tidak mengganggu aktivitas rumah tangga sehari-hari dan tetangga. Buatlah desain panggung dengan kolong yang tingginya sekitar 1 meter.

Di bawah kolong kandang, pasang terpal atau lapisan yang menampung kotoran kambing, agar tidak mencemari tanah.

Usahakan lapisan tersebut bisa dibersihkan dengan mudah dan dapat dijadikan sebagai saluran yang menuju ke lubang atau tempat pembuangan di tepi kandang khusus untuk tempat kotoran kambing.

Ukuran kandang kambing harus sesuai dengan jumlah kambing dan pisahkan kambing jantan dengan kambing betina. Serta buat tempat pakan dengan tinggi sebahu kambing dewasa di tepi kandang.

Pembibitan Kambing

Pilih bibit kambing yang baik dengan ciri-ciri, yakni kambing berumur 8 sampai 12 bulan dengan ukuran normal, bulunya bersih mengkilap.

Garis pinggang dengan garis punggung harus lurus. Pilih yang sehat, tidak cacat, tidak buta, hidung dan anus bersih.

Pilih Pakan Kambing Berkualitas

Pada umumnya makanan kambing adalah tanaman hijau seperti rerumputan, dan daun-daunan. Daun legume dan daun-daunan hijau termasuk rumput yang sebaiknya dijemur di bawah terik matahari terlebih dulu sekitar 2-3 jam.

Namun, pakan seperti ini kurang memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan kambing.

Tambahkan makanan lain seperti bekatul, ampas tahu, dan ketela pohon yang dicacah terlebih dulu. Konsentrat ini sangat bermanfaat untuk penggemukan kambing dan kaya akan nutrisi, gizi, serta serat vitamin.

Tetapi pakan hijau harus tetap diberikan karena sistem pencernaannya lebih berfungsi dengan baik untuk mencerna tanaman hijau.

Pemberian pakan adalah hal utama yang lebih penting dibandingkan dengan yang lainnya karena sangat menentukan kualitas panen kambing nantinya.

Berilah pakan pada kambing 2x sehari, yakni pagi pukul 08.00 dan sore pukul 15.00. Berilah pakan tumbuhan hijau sebagai makanan pokok, sementara konsentrat hanya sebagai tambahan.

Beri juga vitamin untuk menambah daya tahan tubuh dan mengurangi bau kotorannya.

Panen Kambing

Usia kambing yang siap panen adalah ketika kambing sudah menginjak usia dewasa, yakni sekitar 8-12 bulan.

Panen kambing bisa dilakukan per tahun. Usahakan masa panen kambing per tahun bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha agar keuntungan yang didapatkan lebih banyak.

Perhitungan Keuntungan dari Bisnis Ternak Kambing

Menghitung keuangan untuk berbagai jenis usaha memang sangat diperlukan untuk menghindari kerugian dalam hal pendapatan atau untung.

Begitupun dengan usaha ternak kambing, yang bisa juga merugikan jika Anda tidak dapat memperhitungkan setiap pengelolaan keuangan dengan baik dan benar.

Langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat asumsi dasar dana yang dibutuhkan untuk memulai usaha ternak kambing. Berikut contoh asumsi dana dan keuntungan dalam mengawali usaha ternak kambing

Modal awal bisa diperkirakan dengan jumlah bibit anakan kambing 5 ekor, satu ekor diperoleh dengan harga Rp600.000 sehingga total jumlahnya adalah Rp3.000.000. Kemudian berikut ini adalah biaya lainnya yang dibutuhkan.

Pembuatan kandang sederhana: Rp1.000.000. Pakan hijau per bulan untuk tiap kambing, Rp60.000 x 5 = Rp300.000.Pakan konsentrat per bulan, Rp150.000 x 5 = Rp750.000.Lain-lain: Rp1.000.000.Jumlah dana yang dihabiskan: Rp6.050.000.

Kemudian hitung perkiraan untung kambing yang dijual per tahun pada saat Idul Adha.

Harga jual kambing musim hari raya: Rp2.500.000 x 5 ekor = Rp12.500.000.Keuntungan: Rp12.500.000 – Rp6.050.000 = Rp6.450.000

Setiap usaha memerlukan perencanaan yang matang dan detail, khususnya untuk memulai usaha ternak kambing. Perencanaan keuangan yang matang dapat membuat kegiatan usaha Anda lebih tertata dan terarah.

Kondisi ekonomi saat ini yang mempengaruhi suksesnya usaha Anda pun harus dipahami untuk meminimalisasi berbagai hambatan yang mengancam bisnis Anda.

Sumber: https://www.finansialku.com/ternak-kambing/

(Visited 96 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *