fbpx
Suara Peternakan

Kementan: Standarisasi Hewan Kurban dengan Prinsip ASUH

SuaraPeternakan.com – Kementan menerbitkan peraturan menteri pertanian nomor 114 tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban. Peraturan tersebut mengatur tentang:

1. Persyaratan minimal tempat penjualan hewan kurban, pengangkutan, kandang penampungan dan tempat pemotongan hewan kurban.
2. Tatacara penyembelihan hewan kurban dan distribusi daging kurban sesuai aspek teknis dan syariat islam.

Adapun fokus utama kementan dalam pengawasan pemotongan hewan kurban meliputi, kesehatan hewan kurban untuk menjamin  bebas penyakit zoonosis (dapat menular dari hewan ke manusia), proses penyembelihan untuk menjamin pemenuhan syariat islam dan kesejahteraan hewan. Serta distribusi daging hewan kurban kepada mustahiq untuk menjamin pemenuhan persyaratan higiene sanitasi dan keamanan pangan.

Kementan menegaskan bahwa daging hewan kurban harus memenuhi persyaratan Aman, Sehat dan Halal (ASUH). Untuk menjamin hal tersebut kementan melakukan hal berikut:

1. Memfasilitasi  pilot project tempat pemotongan hewan kurban
2. Himbauan peningkatan kewaspadaan terhadap peningkayan zoonosis saat pelaksanaan hewan kurban
3. Membentuk tim terpadu pemantauan hewan kurban

Menurut Amran Sulaiman Menteri Pertanian , Kesehatan hewan merupakan hal penting yang harus diperhatikan, penyediaan daging hewan yang sehat adalah tanggung jawab bersama, untuk itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar membeli daging kurban yang memenuhi standar kesehatan.

Syarat memilih hewan kurban:

1. Cukup umur
Sapi/kerbau minimal umur 2 tahun
Kambing/domba minimal umur 1 tahun

2. Kandang yang baik
Beratap
Pencahayaan cukup
Memiliki pagar dan terpisah antar hewan
Makanan dan minuman yang cukup

3. Kondisi ternak baik
Nafas teratur
Berdiri tegak, tidak ada luka
Bola mata bening, tidak bengkak
Area mulut bersih
Area anus bersih
Kotoran padat

Dalam penyembelihan yang harus diperhatikan yaitu:

1. Sekat pemisah
Sekat pemisah antar hewan
Pemisah antar sembelih dan ruang hewan, pastikan tidak terlihat oleh hewan yang belum tersebelih

2. Sarana penyembelihan
Pisau tajam
Alas tidak licin agar darah mudah dibersihkan
Lobang penampung darah
Penyangga kepala bersih

3. Juru sembelih
Petugas ahli dan terampil
Bisa memastikan hewan ternak sudah mati setelah tersembelih

Membagi daging kurban dengan melihat hal berikut:
1. Kondisi hewan
Pastikan darah mati dan darah habis tuntas
Dikuliti dan dipotong pembagian (sebaiknya digantung)

2. Sarana pembagian
Kebersihan lokasi
Penanganan daging dan jeroan terpisah
Tempat cacah bukan dari balok kayu tapi khusus daging
Bungkus plastik bening

3. Panitia pelaksana
Sehat dan tidak berpenyakit kulit
Menggunakan sarung tangan
Dilarang makan, minum & merokok di semua area

(Visited 28 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *