fbpx
Suara Peternakan

Ilmuwan Kembangkan Hibrida antara Spesies Manusia dan Domba.

SUARAPETERNAKAN.COM-Eksperimen masih terus dilakukan oleh para ilmuan terkait klonging dan hibrida antara manusia dan hewan.Pada Februari 2018 lalu, para ilmuwan mencoba mengembangkan hibrida antara spesise manusia dan domba.

Tentu hibrida manusia dan hewan masih sangat tabu di masyarakat, bahkan masih ditentang. Menurut ahli biologi reproduksi dari University of California, Pablo Ross, upaya para ilmuwan ini sangat penting untuk menyelamatkan hidup manusia di masa depan.

Embrio yang memiliki sifat “Chimaeric” berasal dari mitologi Chimera, gabungan dari beberapa hewan. ini berhasil dikembangkan oleh para peneiliti dari Stanford University. Tujuan utamnya yaitu menghasilkan organ yang tumbuh dari hewan tidak natural. Organ akan digunakan untuk tranplantasi organ manusia yang dibutuhkan.

Melansir merdeka.com. Makhluk ini memiliki sel manusia yang sangat kecil, sehingga para ilmuwan menyebutkan bahwa, makhluk ini ini tidak bisa dibayangkan seperti manusia yang berbulu domba. “Kontribusi sel manusia sejauh ini sangat kecil. Jadi hal ini tak seperti babi dengan wajah manusia atau otak manusia,” ungkap ahli biologi sel induk dari Stanford University, Hiro Nakauchi. Ia menambahkan bahwa dalam 10.000 sel embrio domba, hanya satu sel manusia.

Sebelumnya para ilmuwan yang sama berhasil mengembangkan sel manusia dalam embrio babi di laboratorium. Namun, banyak makhluk yang bisa lahir. Setelah melakukan uji coba dan dikembangkan, mereka dimusnahkan dalam waktu kurang dari 28 hari.

Segera dimusnahkan karena, meski hewan ini memiliki DNA manusia, mereka masih sebagian besar hewan. DNA manusia hanya ada kurang dari satu persen dan masih belum cukup untuk menghasilkan organ manusia.

Data yang dikutip Mashable, ada pasien baru yang membutuhkankan donor organ setiap 10 menit. “Bahkan organ yang paling cocok, kecuali berasal dari kembar identik, tidak akan bertahan lama karena sistem kekebalan tubuh yang terus menyerang,” ungkap Pablo. Hal ini merujuk kepada pengembangan organ yang tepat dari hibrida manusia itu sendiri di dalam embrio hewan.

Hiromitsu Nakauchi , Ilmuwan yang mengembangkan hibrida manusia domba tadi sampai harus hijrah dari Jepang. Mengingant perilaku hibrida hewan dan manusia masih kontroversial dan ilegal di negeri Sakura. Namun AS justru mendanainya dengan kucuran uang yang melimpah.

Sumber: merdeka.com

(Visited 59 times, 1 visits today)

Related Articles