fbpx
Suara Peternakan

Gebyar Peternakan 2019, Kementan Jadikan Bangka Belitung daerah Lumbung Ternak

Suarapeternakan.com – Pangkalpinang. Balitbangtan melalui BPTP Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Gebyar Peternakan, Launcing Integrasi Sawit Sapi dan Kontes Ternak Sapi. Kegiatan ini berlangsung di kebun percobaan milik BPTP Bangka Belitung, Kamis 5 September 2019.

Sekertaris daerah Provinsi Bangka Belitung , Bupati Bangka Tengah, Sebda Badan Litbang Pertanian, Direktur Pakan Ditjen PKH, Kepala Puslitbangnak, Kadis Pertanian Provinsi Bangka Belitung, Kadis Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, Kepala BPTP Babel, stakeholder terkait.

Acara ini juga menampilkan berbagai macam produk inovasi pertanian.

Gebyar Peternakan Tahun 2019 merupakan satu diantara wujud nyata program untuk mengekspose inovasi dan teknologi yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

Pj Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yulizar pada kesempatan tersebut membacakan amanat Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Bahwa program pembangunan dalam mengembangkan peternakan sapi dengan cara mengandalkan potensi local serta pemanfaatkan kelembagaan yang ada sehingga mampu menggerakkan potensi masyarakat.

Populasi sapi di daerah Bangka Belitung sangat kecil, sehingga diperlukan upaya atas ketergantungan daging sapi terhadap daerah lain. Untuk mendukung percepatan dalam bidang peternakan sapi, Pemerintah Provinsi Babel mengeluarkan Peraturan Gubernur yang mewajibkan setiap perusahaan sawit yang memiliki sepuluh hectare lahan produktif sawit untuk dapat berkontribusi dalam memelihara satu ekor sapi.

Yulizar mengatakan bahwa kebutuhan daging sapi masyarakat Bangka Belitung sebanyak 15.000 ekor sapi.  Dengan luas lahan sawit produktif seluas 140 ribu hectare akan tersedia 14.000 ekor sapi, berharap kedepan swasembada daging sapi akan tercapai.

Data statistik 2018, bahwa populasi sapi dan kerbau di Bangka Belitung adalah 13.650 ekor, tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang.

Direktur Pakan Kementrian Pertanian, Sri Widayati saat menghadiri gebyar tersebut mengatakan, salah satu untuk menjadikan Babel sebagai daerah lumbung ternak adalah integrasi sapi-sawit. Hasil kajian telah menunjukkan manfaat signifikan implementasi pola integrasi sapi-sawit, yang dapat meningkatkan produktivitas sapi 35 persen dibandingkan dengan sapi nonintegrasi.

“Bukan hanya itu,hasil smaping perkebunan sawit berupa bungkil inti sawit dapat dimanfaatkan sebagai sumber energy pengganti jagung sampai dengan 20 persen pada pakan unggas,” ujarnya.

Bangka Belitung juga sebagai sentra lada, penggunaan pupuk kandang 5-10 kg/tanaman/tahun terbukti meningkatkan produktivitas tanaman lada.

Sumber: Babelprov.go.id

(Visited 32 times, 1 visits today)

Related Articles