fbpx
Suara Peternakan

Domba Suffolk Unggul Sebagai Penghasil Daging yang Baik

SUARAPETERNAKAN.COM – Kehadiran domba Sufflok menguntungkan bagi para peternak domba di Indonesia. Keturunan domba jenis baru dengan berbobot tubuh berat, yaitu dengan cara persilangan. Keunggulan lainnya dari Domba suffolk ini yaitu memiliki tingkat persentase daging yang cukup tinggi yaitu antara 55 sampai 65 % dari bobot tubuhnya. Sehingga cocok jika diternakkan sebagai domba pedaging atau domba potong.

Domba Sufflok.

Somber: https://www.habaloen.com

Domba Suffolk pertama dipamerkan di Suffolk, Inggris pada tahun 1859. Buku tentang galur domba Suffolk diterbitkan pada tahun 1887. Buku ini berisi data 46 kawanan domba, perkawanan antara 50 sampai 1.100 domba betina. Kawanan domba ke-46 terdapat di Anglia Timur dan 34 diantaranya di Suffolk.

Kawanan domba tertua adalah EP & H. Frost dari West Wratting, mulai diternakkan pada tahun 1810.

Galur doma Sufflok berkembang dengan cepat, pertama diternakkan di Irlandia tahun 1891. 1895 diternakkan di Skotlandia, dan 1901 di Wales. Kemudian domba ini di ekspor ke berbagai negara. Bertahun-tahun domba Sufflok berkembang sebagai penghasil daging. Sehingga menjadi andalan di Kepulauan Inggris dan sebagai pejantan utama jika dikawinkan dengan berbagai galur domba betina. Akan menghasilkan domba pedaging muda dan berkualitas.

Domba Suffolk adalah salah satu galur domba ternak Inggris tertua yang sudah ada sejak akhir tahun 1700-an. Perhimpunan domba Suffolk dibentuk pada tahun 1886.

Penghasil susu yang baik, memiliki kuku keras, ukuran panggulnya lebar sehingga mampu melahirkan anak domba dengan mudah.

Selain itu Jenis Domba suffolk jantan dewasa bisa mencapai bobot tubuh sekitar 100 kg. Jenis Domba ini pertama kali dibawa ke indonesia sekitar tahun 1975-an dari Australia. Tujuan didatangkan jenis domba ini ke indonesia adalah untuk mendapatkan keturunan yang berkualitas unggul dan bobot badan domba yang tinggi serta untuk menghasilkan tanduk yang lebih bagus, maka jenis domba lokal yaitu domba garut di kawin silangkan dengan domba suffolk.

Sebenarnya domba suffolk berasal dari Inggris, domba suffolk mempunyai keunggulan sebagai domba penghasil daging yang baik sehingga domba Suffolk ini sangat cocok dijadikan sebagai domba potong

Ciri-ciri domba Sufflok:

  • warna muka dan keempat kakinya berwarna kehitaman, sehingga itu lah yang membedakan domba Suffolk dengan beberapa jenis domba yang lain
  • bobot badan domba suffolk ini bisa mencapai antara 135 kg sampai 200 kg sementara untuk yang betina mencapai antara 100 kg sampai 150 kg, Akan tetapi pada saat di kembangkan di negara Indoneia bobot domba ini hanya mencapai antara 60 kg sampai 80 kg.
  • Kepala tidak bertanduk, wajah hitam dan panjang, moncong cukup kecil (betina), sedikit wol putih dibagian kening, telinga panjang sedang, berwarna hitam dan tekstur halus, mata cerah dan besar.
  • Leher panjang sedang dan kokoh
  • Dada jauh dan lebar
  • Punggung dan pinggang, panjang dan datar serta tertutup pada bagian otot dan daging. Ekor bagus, tulang rusuknya panjang dan lebar, dengan bagian sampingnya padat.
  • Paha dan kaki, lurus dan hitam dengan tulang pipih berualitas bagus, tertutup wol sampai lutut, dari lutut kebawah bersih dari wol. Kaki depan terpisah dengan baik. Kaki belakang penuh dengan daging.
  • Lapisan wol cukup pendek, seratnya rapat dan halus tanpa kecenderungan menjadi kusut dan jelas.
  • Kulit berwarna merah muda, halus dan lembut.

Baik domba suffolk  sudah mengalami persilangan dengan jenis domba lokal asli Indonesia. Domba suffolk ini mempunyai warna pada bagian kaki dan bulu yang lebih halus. Domba suffolk ini banyak terdapat di pulau Jawa. Domba Suffolk cenderung mempunyai warna muka hitam belang.

Sumber: http://www.suffolksheep.org/breed/

(Visited 610 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *