fbpx
Suara Peternakan

Ciri dan Karakteristik Sapi Aberden Angus

SuaraPeternakan.com – Sapi Aberden Angus berasal dari daerah dataran tinggi Abardeen Shire dan Aungushire di Skotlandia. Sapi Angus banyak digunakan pada crossbreeding dan grading up untuk menghasilkan sapi potong terbaik.

Tahun 1873 sapi ini kemudian di impor di Amerika melalui seorang bernama George Grant. Hasil penilitian George menunjukkan hasil persilangan sesama bangsa sapi angus dikawinkan dengan seperempat dari keturunannya. Warna tubuhnya akan berubah menjadi merah dan tidak bertanduk.

dilansir dari sapi.co.id, Sifat dari sapi Aberdeen Angus adalah Dominan. Jangan heran ketika sapi angus banyak dimanfaatkan untuk menghasilkan keturunan yang tidak bertanduk. Bentuk tubuh panjang dan kompak. Sifat keibuannya tinggi dan tidak ada kesulitan saat beranak.

Pada masa pubertas dicapai dalam umur relative dini. Kemampuan dalam menurunkan marbling (perlemakan dalam daging) ke anak-anaknya. Dagingnya padat dan halus sehingga banyak disukai konsumen. sapi jenis ini yang didatangkan ke Indonesia berasal dari Selandia Baru dan masuk Indonesia tahun 1974

Adapun karakteristik Sapi Aberdeen Angus yaitu, Tidak bertanduk dan berpunuk, Warna tubuh hitam, coklat, kadang juga putih dominan.

Penampilannya pendek, bulat, lincah aktif bergerak. Bentuk tubuh panjang dan kompak. Bobot sapi betina dewasa mencapai 550-750 kg, sedangkan yang jantan mencapai 800-1.000 kg.


Angus adalah jenis sapi jinak, yang cukup kuat, dan di kandang penggemukan (feedlot) kualitas dagingnya membuktikan keunggulannya dari waktu ke waktu.

Dikutip dari austrex.com, Jika ingin mendapatkan persilangan yang sangat baik, adalah memilih sapi jantan Angus. Pemuliaan dengan banteng ini secara praktis menghilangkan masalah pemeliharaan anak sapi.

Ciri-ciri kualitas daging sapi mungkin tidak eksklusif pada sapi Angus; namun mereka menjadi semakin populer karena konsistensi produknya.


Karakteristik Sapi Aberdeen Angus

Sapi Angus bersal dari Selandia Baru memiliki ciri paling khas. Sapi Angus adalah warnanya yang serba hitam (ala ninja) pada sekujur tubuhnya.

Jika dalam bahasa Jawa sapi ini sangat mudah diingat karena namanya Angus kalau dalam bahasa jawa bisa berarti gosong dan semua yang gosong tentunya berwarna hitam jadi klop dengan warna kulit jenis sapi ini.

Dikarenakan asalnya adalah dari suatu daerah yang bernama Aberdeen Shire dan Aungushire di Negara Scotlandia sana maka sapi Angus ini memiliki nama resmi atau nama populer Aberdeen Angus.

dilansir dari sakadoci.com, Adapun ciri fisik sapi Angus lainnya adalah tidak memiliki punuk dan juga tidak mempunyai tanduk, bentuknya agak pendek tetapi gerakannya lincah atau aktif bergerak.

Berat sapi Aberdeen Angus Jantan Dewasa bisa mencapai 1 ton atau lebih tergantung dari intensifnya pemeliharaan jenis sapi ini. Sedangkan berat yang betina dewasa umumnya natara 500 – 750 kg.

Keunggulan dari segi daging, sapi Angus memiliki komposisi daging yang seratnya padat dan halus sehingga sangat disukai, jika dibandingkan dengan jenis sapi lain.

Adapun keunggulan sapi angus dikutip dari sakadoci.com, adalah memiliki sifat yang dominan sehingga sangat bagus untuk disilangkan dengan sapi lain.

Tidak memiliki tanduk sehingga relatif aman jika dipelihara secara koloni merupakan keunggulan yang tidak dimiliki jenis sapi lain.

Bentuk tubuh panjang dan kompak meskipun ukuran tingginya termasuk pendek. Tubuh yang panjang dan kompak menunjukkan persentase karkas yang bagus dan daging yang padat.

Jarang mengalami kesulitan saat beranak serta memiliki sifat keibuan yang sangat bagus

Mudah menurunkan sifat marbling atau perlemakan dalam daging pada anak-anaknya. Sifat ini (marbling) sangat disukai dinegara-negara eropa tetapi di Indonesia khususnya pasar daging lokal tidak menyukai daging yang berlemak.

Salah satu contoh sapi unggul hasil persilangan jenis sapi ini adalah persilangan antara sapi Angus dan Sapi Brahman sehingga dikenal dengan nama populer sapi Brangus.


(Visited 555 times, 1 visits today)

Related Articles