fbpx
Suara Peternakan

Cara Membedakan Daging Sapi dan Daging Kerbau

SuaraPeternakan.com – Tahun 2018 daging kerbau mulai menyerbu Indonesia. Saat itu, Perum Bulog mulai mengimpor 100.000 ton daging kerbau beku dari India.

Daging-daging kerbau beku akan masuk ke pasaran bersanding dengan daging lokal, salah satunya daging sapi, jenis daging yang bisa dibilang paling diminati di Indonesia. Banyak usaha ternak sapi di Indonesia sehingga produksi dagingnya mudah ditemui.

Daging Kerbau dan Daging Sapi merupakan jenis daging merah (red meat) yang merupakan sumber protein hewani bermutu tinggi. Dikonsumsi oleh masyarakat baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa untuk memenuhi kebutuhan gizinya sehingga dapat tumbuh lebih sehat dan produktif. Secara penampilan fisik kedua jenis daging ini nampak mirip atau serupa namun apabila diperhatikan lagi secara seksama maka akan terlihat perbedaan yang amat jelas antara daging sapi dan daging kerbau.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut penjelasan mengenai cara membedakan antara daging sapi dan daging kerbau. Untuk dapat membedakan kedua jenis daging ini, dapat diperhatikan berdasarkan ciri-ciri fisiknya yaitu sebagai berikut:

Warna Daging
Daging sapi memiliki warna merah pucat, sedangkan daging kerbau memiliki warna merah pekat yang cenderung agak gelap.

Serat Daging
Daging Sapi memiliki serat yang lebih halus, sedangkan daging kerbau memiliki serat yang kasar dan terlihat jelas

Tekstur
Tekstur daging kerbau lebih liat dibandingkan dengan tekstur daging sapi yang lebih empuk.

Harga daging kerbau lebih murah dibanding daging sapi. Namun daging kerbau memiliki keunggulan. Dari segi protein lebih unggul bila dibandingkan dengan protein yang didapat dalam daging sapi. Bahkan, menurut beberapa penelitian, lemak yang terdapat pada daging kerbau tidak sebanyak daging sapi.

Dalam 100 gram daging kerbau mengandung kalori sebesar 79 kkal, protein 18,7 gr, 0,5 gram lemak, 14 mg kalsium, dan 3,3 mg zat besi.

Sedangkan dalam 100 gram daging sapi mengandung kalori sebesar 201 kkal, protein 18,8 gr, lemak 14 gr, kalsium 11 mg dan 2,8 mg zat besi.

Jika di lihat, kandungan kalori serta lemak pada daging sapi lebih besar dibandingkan dengan kerbau. Sedangkan kandungan protein, kalsium dan zat besi hampir sama per 100 kg-nya.

Dari sisi protein kerbau sama dengan sapi. Tidak ada perbedaan sedikitpun antara daging sapi dengan kerbau. Bahkan menurut penelitian lemaknya kerbau lebih sedikit dibanding sapi. Itu artinya kerbau bagus dikonsumsi masyarakat.

Daging kerbau memiliki warna merah tua, seratnya lebih kasar dan tekstur dagingnya lebih liat dibandingkan daging sapi karena daging kerbau disembelih pada usia tua. Aromanya yang agak amis juga membutuhkan penggunaan rempah-rempah yang banyak.

Menurut Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) Kementerian Pertanian, keduanya tidaklah sama. Bahkan, daging sapi dan kerbau bisa dibedakan dari fisiknya.

Daging sapi yang baik berwarna merah buah ceri dan cerah. Sementara, daging kerbau yang baik berwarna sedikit lebih gelap daripada daging sapi.

Daging sapi memiliki permukaan daging lembab dan tidak ada darah. Serabut daging pun relatif kasar. Sementara daging kerbau, memiliki serat daging relatif lebih besar daripada daging sapi. Selain itu, daging kerbau juga kurang memiliki lemak.

(Visited 159 times, 1 visits today)

Related Articles