fbpx
Suara Peternakan

Cara Anak Ayam (Unggas) Bernapas di Dalam Telur

SUARAPETERNAKAN.COM – Pada prinsipnya semua jenis telur mempunyai struktur yang sama, Telur terdiri dari enam bagian yaitu: kerabang telur atau kulit luar (shell), selaput kerabang, putih telur (albumin), kuning telur (yolk), tali kuning telur (chalaza) dan sel benih (germ plasm).

Dok. Kebun Hombes

Kerabang telur berfungsi sebagai pelindung embrio dari gangguan luar yang tidak menguntungkan. Kerabang juga berfungsi melindungi putih telur dan kuning telur agar tidak keluar dan terkontaminasi dari zat-zat yang tidak diinginkan. Kerabang telur memiliki pori-pori sebagai media lalu lintas gas oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) selama proses penetasan.

Oksigen diperlukan embrio untuk proses pernapasan dan perkembangannya. Putih telur merupakan tempat penyimpanan air dan zat makanan di dalam telur yang digunakan untuk pertumbuhan embrio. Kuning telur merupakan bagian telur yang bulat bentuknya, berwarna kuning sampai jingga dan terdapat di tengah-tengah telur.

Kuning telur mengandung zat lemak yang penting bagi pertumbuhan embrio. Dalam kuning telur terdapat sel benih yang menjadi unsur utama embrio unggas. Pada bagian ujung yang tumpul dari telur terdapat rongga udara yang berguna untuk bernapas bagi embrio selama periode penetasan, yang berlangsung rata-rata 20-22 hari.

Kandungan Nutrisi :

Menurut Arief (2010), kandungan nutrisi dari beberapa telur ternak unggas adalah sebagai berikut :

– Telur Ayam Ras
Lemak : 11.3%
Protein : 12.7%
Karbohidrat : 0.9%
Abu : 1.0%


– Telur Ayam Buras (kampung)
Lemak : 10.3%
Protein : 13.4%
Karbohidrat : 0.9%
Abu : 1.0%

– Telur Itik
Lemak : 14.5%
Protein : 13.3%
Karbohidrat : 1.5%
Abu : 1.1%

– Telur puyuh
Lemak : 11.1%
Protein : 13.1%
Karbohidrat : 1.0%
Abu : 1.1%

Cara anak ayam bernafas di dalam telur, sementara telur membungkus anak ayam itu. Anak ayam bernafas melalui kantong udara yang terletak di ujung yang lebih lebar.

Kantong udara berfungsi untuk pertukaran oksigen dan karbondioksida. Anak ayam berada dalam telur juga bernapas dengan paru-paru, menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida di dalam telur.

Cangkang telur memiliki pori-pori sangat kecil. Melalui pori-pori tersebut oksigen bisa masuk. Oksigen tersebut akan dihirup oleh anak ayam untuk bernapas.

Karbondioksida yang keluar dari paru-paru anak ayam akan memenuhi kantong udara itu. Karbondioksida itu akan keluar melalui pori-pori telur dan digantikan lagi oleh oksigen.

(Visited 146 times, 1 visits today)

Related Articles