fbpx
Suara Peternakan

California Larang Penjualan Produk dari Bulu Binatang

Suarapeternakan.com– California menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat yang melarang produksi dan penjualan barang yang dibuat dari bulu binatang. Penduduk tidak lagi dapat menjual atau membuat pakaian, sepatu atau tas dari bulu pada tahun 2023 mendatang.

Langkah ini telah dirayakan oleh kelompok-kelompok hak hewan yang telah menyerukan larangan selama beberapa tahun terakhir.

Dilansir dari BBC, Senin (14/10/2019), Gubernur Gavin Newsom juga menandatangani undang-undang yang melarang sebagian besar hewan dari pertunjukan sirkus, kecuali kucing, anjing, dan kuda. Namun, aturan tersebut tidak berlaku untuk rodeo.

“California merupakan yang terdepan dalam soal kesejahteraan hewan dan sekarang kepemimpinan itu termasuk pelarangan penjualan bulu,” kata Newsom

Larangan itu tidak berlaku untuk kulit samakan, kulit sapi mentahan dan kulit utuh dari kijang, domba serta kambing, lapor San Fransisco Chronicle. Larangan itu juga tidak berlaku untuk hewan yang diolah taksidermis. Ini juga tidak berlaku untuk boneka binatang.

Mereka yang ditemukan melanggar hukum dapat menghadapi denda US$ 500 (sekitar Rp 7 juta) atau dalam kasus yang berulang, US$ 1.000 (sekitar Rp 14 juta).

“Kami memuji Gubernur Newsom dan anggota parlemen negara bagian karena mengakui bahwa warga California tidak ingin pasar negara mereka berkontribusi pada permintaan produk bulu,” ujar pernyataan dari Humane Society USA.

Namun keputusan itu dikritik oleh juru bicara Dewan Informasi Bulu Keith Kaplan. Dia mengklaim itu adalah bagian dari “agenda vegan radikal menggunakan bulu sebagai langkah pertama untuk larangan lain tentang apa yang kita kenakan dan makan.”

Sebelum ini, pada bulan Mei rumah busana kelas atas Prada mengumumkan akan berhenti menjual produk bulu mulai edisi musim panas-semi 2020.

Pada bulan Februari, jaringan toko elit Selfridges mengumumkan akan melarang penjualan produk terbuat dari kulit hewan eksotik mulai Februari 2020.

Sumber: BBC
Foto: Para pekerja merapikan pakaian yang terbuat dari bulu binatang di Hong Kong International Fur and Fashion Fair di Hong Kong, Sabtu (24/2/2019). (VIVEK PRAKASH/AFP)

(Visited 27 times, 1 visits today)

Related Articles