fbpx
Suara Peternakan

Bisnis Ayam Kampung yang Menjanjikan

SUARAPETERNAKAN.COM – Kenapa kita memilih ayam kampung untuk diternakkan? Karena ayam kampung merupakan salah satu konsep integritas farm yang bisa mandiri. Ayam kampung sangat mudah diternakkan dan tidak mudah sakit.


Peternakan ayam kampung yang terletak di Patalassang, Gowa
Foto: Kebun Hombes

Mandiri berarti tidak tergantung kepada pabrik dan kita tidak tergantung kepada dunia luar, kita bisa membuat bibit sendiri hingga mengembangkannya dalam jumlah yang besar. Meskipun hanya memulai dari awal dengan beberapa ekor saja.

Begitu penting dan mudahnya kita mendapatkan hasil yang maksimal dari ayam utamanya ayam kampung. Semua orang dan kadang semua rumah punya ayam dan bahkan semua orang makan ayam. Namun terkadang kita mengabaikan bagimana melakukan usaha ayam kampung ini, bagaimana kita bisa menghitung profitnya.

Kita jangan menutup mata untuk mengembangkan bisnis ayam kampung, dan kita harus mulai belajar dan memperdalam dunia ayam kampung.

Setiap daerah mempunyai jenis lokal ayam kampung masing-masing. Ayam kampung ayam yang paling sehat dan paling kuat karena tahan terhadap penyakit.

Para peneliti terus melakukan penelitian tentang ayam kampung. Sebagai peternak pemula kita harus tahu dulu bagaimana siklus hidup ayam kampung.  Betina ayam kampung bertelur sekitar 10 butir per dua bulan jikalau mengerangi anaknya. Hingg punya anak membutuhkan waktu dua bulan lebih.

Untuk seekor betina selama satu tahun, telurnya bisa mencapai 6 sampai 10 sama dengan 60 butir pertahun.

Disini kita melihat bahwa produktifitas ayam kampung sangat rendah, bahkan ayam ketika setelah menetas, memelihara induknya butuh waktu 3 bulan salan satu siklus.

Kalau cuman 3 bulan 10 dikalikan empat sama dengan 40 ekor dan 40 telur pertahun. Konsep ini yang tinggal di kota dan didaerah tanpa listrik tanpa listrik tanpa apa-apa, tinggal ditengah hutan sekalipun, kita mulai dari yang bisa hidup sendiri.

Konsep  Menjadi Milliader Dengan 10 Ekor Betina  Ayam Kampung dan Seekor Ayam Jantan

Foto: Kebun Hombes

Ketika mengajarkan perhitungannya, 10 ekor ayam menjadi milliader dalam waktu dan ini adalah betul-betul gelombang yang sangat menghebohkan. Kenapa semua orang bingung menjadi kaya, semua orang bingung menjadi sukses. Ketika mau komitmen dengan tekun, dengan 10 ekor ayam kita akan betul-betul menjadi miliader, cuman ada beberapa hal yang harus dilalui. Harus berpikir dan mengetahui betul tentang apa dan bagaimana kita mengetahui dunia ayam.

Kita harus melihat, bagaimana konsep kandang, bagaimana pemeliharaan dan apa saja yang diperlukan oleh ayam.

Ketika kita punya 10 ekor ayam betina, ditambah 1 ekor ayam pejantan, dalam waktu setahun betina ayam kampung  bisa bertelur sebanyak 40 butir, seandainya hanya menetas hanya 50%, maka satu tahun produktifitasnya ayam itu 200 ekor, sekitar 200 ekor produksi, ayam jantan kita jual tinggal yang betina, tahun depan kita bisa punya ayam 60 ekor, sehingga kita punya potensi 50x40x50%= kita punya 1000 ekor ayam.

1000 ekor ayam 500 jantan  kita jual dan 500 betina kita pelihara.  

Tahun ketiga kita punya 500 ekor induk ayam, membuat kelompok itu sangat mudah yang penting kita tekun dan setia.  Karena kalau kita punya satu tahun dan beranak 40 saja dengan 50% yang hidup maka ketemu 10.000 dengan harga jual 1 ekor ayam 50 ribu. Kalau misalnya 10.000 kita kalikan dengan 50.000 maka sudah ketemu uang, dengan modal biaya 50% maka keuntungannya 250 juta. Satu hal yang sangat luar biasa.

Banyak orag berpikir menjadi peternak yang berhasil itu susah. Tetapi ketika kita mengambil konsep kemandirian, itu sangat mudah. Apa yang harus kita lakukan, ini yang bisa dilakukan tanpa listrik dan tanpa komunikasi.

Ayam kampung mempunyai siklus seperti ini: dari bertelur, menetas 21 hari, setelah menetas 1 hari (DOC) butuh waktu 5 bulan sampai 6 untuk bertelur. Biasanya ketika telur pertama ini kita tidak tetaskan karena tidak bagus dan masih belajar bertelur. Telur berikutnya yang boleh kita tetaskan.

Untuk mencapai berat 0,5 gram sampai 1 kg   dibutuhkan waktu empat bulan, apa yang penting dilakukan dalam ayam ini, yang paling penting dilakukan adalah pakan dan obat-obatan, karena kita bergerak dibidang organik, tidak semua obat-obatan menggunakan organik, ada beberapa hal yang paling penting yaitu pakan yang difermentasi.

Kenapa pakan penting, ketika metabolisme didalam tubuh ayam bagus maka antibody juga bagus. Ketika antibodi bagus maka penyakit tidak akan datang kepada ayam, keuntungan ketika menggunakan pakan fermentasi adalah kualitas daging. Ayam akan memiliki rendah lemak dan memiliki daging yang berkualitas.

Ciri utama daging yang berkualitas adalah merasa gurih ketika dimakan, merasa enak. Jadi kalau kita melihat ayam itu organik atau bukan, kita mencoba memasak tanpa garam dan tanpa bumbu, ketika ayam itu rasa manis berarti itu ayam fermentasi. Ketika ayam itu tidak berasa berarti pakannya itu adalah pakan biasa.

Karena kita punya visi kedepan bagaimana kita menyehatkan orang dengan makanan. Dalam ayampun kita akan memproduksi daging-daging  yang berkualitas. Karena ayam adalah kebutuhan tinggi masyarakat saat ini. Dan ada musuh besar dibelakng ayam. Kenapa kita harus mandiri, karena seluruh ayam yang beredar banyak menggunakan hormon pertumbuhan. Kita akan komitmen sebagai organik komunity menciptakan ayam tanpa hormon tanpa nuklir didalamnya dan kita menggunakan produk yang lokal.  Yang akan mengahsilkan kualitas daging tebal.

(Visited 107 times, 1 visits today)

Related Articles