fbpx
Suara Peternakan

Begini Keunikan Festival Gerobak Sapi, Budaya dan Transportasi Tradisional di Candi Banyunibo Yogyakarta

Suarapeternakan.com – Festival Gerobak Sapi digelar 28-29 September 2019 di Candi Banyunibo, Prambanan. Selain menyaksikan karnaval gerobak sapi, lomba balap gerobak sapi, pengunjung juga berkesempatan naik gerobak gratis.

Ini merupakan salah satu bentuk perwujudan untuk melestarikan gerobak sapi. Terlebih gerobak sapi merupakan salah satu alat transportasi masyarakat Indonesia khususnya Jawa yang menjadi budaya. 

Kegiatan ini merupakan bentuk kebudayaan bukan diadakan di kota seperti biasanya namun di luar daerah kota Yogyakarta. Kegiatan ini mendapat dukungan dari dana keistimewaan atau dinas DIY 2019. 

Ratusan gerobak sapi dan pengendara gerobak sapi terlihat memenuhi area Candi Banyunibo. Alat transportasi jadul ini khususnya di daerah Jawa ini kembali dihidupkan kembali dalam sebuah festival.  Adapun bentuk yang diperlombakan adalah  Karnaval Gerobak Sapi Hia, Balap Gerobak Sapi dan Gerobak Sapi Custom, Lomba foto Professional dan Lomba video Dokumentasi FGS 2019

Dimulai dengan pembukaan dari pihak dinas pariwisata dan dinas kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  

Melansir dari kumparan.com, Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho, mengatakan bahwa kegiatan kali ini merupakan kolaborasi Dinas Pariwisata Yogyakarta dan Dinas Kebudayaan DIY. 

“Kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi antr dispas yogyakarta dan dinas kebudayaan diy. Ini hal yang luar biasa” ungkap Aris di kompleks Candi Banyunibo pada Minggu (29/9/2019).

Selain itu Umar Priyono selaku staff ahli gubernur yang datang mewakili gubernur DIY mengatakan bahwa event seperti ini harus dipelihara dan sering diadakan. Menurutnya kegiatan ini selain dapat memelihara budaya namun juga mencegah identitas budaya hilang. 

“Sedehana saja kalau hal-hal seperti ini mampu kita lakukan secara bersinergi, maka kehilangan tapak jejak kebudayaan senantiasa dapat dihindari” ujarnya. 

Gerobak sapi dahulu merupakan sarana transportasi untuk mengangkut hasil bumi. Kini, gerobak merupakan kendaraan yang mengandung nilai budaya. Selain melestarikan budaya, menghadiri festival ini serasa bernostalgia ke zaman dulu.

(Visited 87 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *