fbpx
Suara Peternakan

Begini Cara Membedakan Telur Ayam Kampung dan Telur Ayam Arab

SUARAPETERNAKAN.COM – Ketakutan besar dalam mengkonsumsi telur karena telur mengandung kolestrol. Namun kolestrol pada telur adalah kolestrol baik (HDL). Asalkan makan telur yang tidak berlebihan, maka kolestrol dalam tubuh akan selalu stabil

Tidak ada peningkatan level kolestrol pada orang dengan memakan telur 3-4 butir perhari, ini merupakan penelitian di University of Connecticut. Seorang penelitian di Jepang menemukan bahwa dengan makan 3 butir telur/hari, dapat meningkatkan kecerdasan.

Pandangan  masyarakat akan manfaat telur ayam kampung lebih sehat dan dapat dijadikan sebagai obat. Telur ayam kampung dianggap memiliki harga lebih tinggi dipasaran. Wajar ketika telur ayam kampung lebih diminati dibanding telur ayam ras ataupun telur ayam arab.

Telur ayam arab dan telur ayam kampung kalau dilihat sepintas akan sama. Sejumlah pedagang dan konsumen susah membedakan.

Dilansir dari berbagai sumber, jika dilihat secara kasat mata, bentuk telur ayam kampung dan ayam arab sangat mirip.

Terlihat sepintas sama-sama terlihat kecil dan putih bersih. Yang membedakannya adalah warna kuning telur dan volume kuning telur. Kuning Telur Ayam Arab terlihat lebih merah dan lebih banyak. Namun soal kandungan dan manfaat tak jauh berbeda.

Rasa dari telur ayam arab ini  lebih enak dari telur ayam kampung biasanya karena tidak amis, dan memiliki rasa manis dan gurih. Dengan kuning telur yang lebih besar dan lebih jingga daripada telur biasanya, telur ayam arab memiliki keunggulan gizi yaitu kandungan omega 3 dan karoten yang lebih tinggi.

Sedangkan telur ayam kampung sebagai bahan makanan memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap dan sangat baik untuk dikonsumsi bagi anak-anak. Hal itu dikarenakan kandungan omega 3 yang baik bagi masa pertumbuhan anak.

Ayam Arab merupakan keturunan dari persilangan ayam lokal dengan ayam Brakel Kriel-Silver dari Belgia Disebut Ayam Arab karena dua hal: pejantannya memiliki daya seksual yang tinggi dan keberadaannya di Indonesia melalui telurnya yang dibawa oleh orang yang menunaikan ibadah haji dari Mekah tahun 2000 Masehi.

Lalu ada juga cerita penampilan dari Ayam Arab ini juga mirip dengan gadis berkerudung, hal itu dikarenakan Ayam Arab memiliki “kerudung” atau bulu yang berwarna putih atau kuning keemasan di bagian belakang lehernya.

Ayam Arab produksi telurnya tinggi, mencapai 190-250 butir per tahun dengan berat telur 42,3 gram. Kuning telur lebih besar volumenya, mencapai 53,2% dari total berat telur. Ayam Arab fungsinya hanya sebagai ayam petelur saja, namun dagingnya lebih tipis dibanding ayam kampung menjadikannya jarang dimanfaatkan sebagai ayam pedaging.

Ayam Arab mudah dikenali dari bulunya. Pada sepanjang leher berwarna putih mengkilap, bulu punggung putih berbintik hitam, bulu sayap hitam bergaris putih dan bulu ekor dominan hitam bercampur putih. Sedang jenggernya berbentuk kecil berwarna merah muda dan mata hitam dengan dilingkari warna kuning.

Diolah dari berbagai sumber

(Visited 147 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *