fbpx
Suara Peternakan

Balitbangtan Melalui Puslitbang Peternakan Gelar Bursa Hewan Kurban ke-20

Suarapeternakan.com-  Balitbangtan melalui Puslitbang Peternakan kembali melaksanakan Bursa Hewan Kurban ke-20. Bertempa di Bogor, Selasa, 6 Agustus 2019. Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), melalui unit kerjanya Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor.

Kerjasama ini telah menginjak dua Dekade. Kegiatan BHQ ini merupakan kegiatan reguler yang diadakan setiap tahun sejak diinisiasi tahun 2000. Kegiatan ini dilakukan setiap tahun di halaman kantor Puslitbangnak, Jl Raya Pajajaran Kav.E59 Bogor.

Dr. Atien Priyanti, Kepala Puslitbangnak  menyampaikan “tujuan dilaksanakannya BHQ merupakan perwujudan dari fungsi sosial Balitbangtan kepada masyarakat luas, khususnya bagi warga kota Bogor, dalam penyediaan hewan Kurban yang memenuhi syarat syariat Agama Islam”.

Pada BHQ tahun ini, berbagai informasi terkait dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan ternak, sosialisasi tata cara pemotongan dan penanganan hewan qurban yang menganut azas kesejahteraan hewan akan dilaksanakan selama BHQ ini berlangsung.

Kegiatan ini dihadir oleh Dedie A. Rachim selaku Wakil Walikota Bogor,  pada sambutannya menyampaikan bahwa “Pemkot Bogor merasa terbantu dengan adanya BHQ yang difasilitasi Balitbangtan melalui Puslitbangnak. Pertama, dalam hal penjualan hewan qurban tersentralisasi satu tempat tidak seperti dulu yang terkadang tersebar dengan memanfaatkan badan jalan atau trotoar.”

Selain itu, ternyata diperlukan 13 jenis kompetensi sesuai dengan prinsip ASUH (aman, sehat, utuh dan halal). Jadi ini satu paket, termasuk besok dilakukan pemeriksaan hewan qurban di seluruh Kota Bogor yang dibantu oleh Kementerian Pertanian. Kita ingin memastikan bahwa hewan qurban yang dijual kepada masyarakat yang kemudian didistribusikan kepada para penerima dalam keadaan sehat dan sesuai syariat agama Islam.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Fadjry Djufry , Kepala Balitbangtan mengatakan, sub sektor peternakan harus dapat memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat, dengan jumlah yang cukup dan harga terjangkau. Balitbangtan menyadari bahwa tren kebutuhan dan penjualan hewan qurban pada saat ldul Adha setiap tahun cenderung terus meningkat, dengan demikian jumlah ternak yang dipotong harus dapat diimbangi dengan inovasi teknologi peternakan yang dapat mendorong tercapainya swasembada protein hewani.

Hingga saat ini Balitbangtan telah mampu menghasilkan bibit unggul ternak seperti Ayam KUB, Ayam SenSi 1 Agrinak, Itik Master, Domba Compass Agrinak, Domba Bahtera, Kambing Boerka dan Sapi Pogasi.

Sinergitas antara Balitbangtan dengan Dinas Pertanian Kota Bogor dalam hal pelayanan kesehatan hewan dapat terus berlangsung dalam kegiatan BHQ ini. Peneliti dan medik veteriner Balitbangtan (cq. Balai Besar Penelitian Veteriner) terlibat penuh selama 24 jam dengan jadwal piket yang telah ditetapkan.

Tahun ini, BHQ diikuti oleh 14 peternak penjual (sapi, domba dan kambing) yang berasal dari Jawa Barat (Bogor, Cianjur dan Sukabumi), Jawa Tengah (Boyolau), serta Jawa Timur (Lumajang) dengan jumlah lapak sebanyak 22 serta jumlah hewan Kurban sekitar 200 ekor sapi dan 300 ekor kambing/domba.

Wujud apresiasi kepada peternak, Balitbangtan memberikan 2 ekor domba Compass Agrinak kepada peserta lapak yang terpilih. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Badan Litbang Pertanian, jajaran SKPD Pemkot Bogor, Danrem Bogor, Dandim Bogor, Camat se- Kota Bogor, Polresta Bogor, Polsek Bogor Tengah dan lain-lain.


(Visited 22 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *