fbpx
Suara Peternakan

Asal muasal Bangsa Sapi Perah Penghasil Susu di Indonesia

SUARAPETERNAKAN.COM- Ternak perah adalah ternak yang menghasilkan susu dengan produksi banyak. Susu yang dihasilkan melebihi kebutuhan anak-anaknya. Produksi susu ternak perah dipertahankan sampai yang telah ditentukan selama masa hidupnya walaupun anaknya sudah disapih. Disapih artinya tidak disusui lagi. Susu yang dihasilkan sangat besar manfaatnya bagi manusia.

Perlu diketahui bahwa peternakan sapi perah di Indonesia dimulai sejak abad ke-19. Sapi perah diimpor dari bangsa ayrshire, jersey, dan milking shorthon dari Australia. Abad ke-20 sapi perah diimpor dari Belanda yaitu sapi perah fries holland.

Tahuna 1957 mencoba menyilangkan sapi madura dengan sapi red deen. Persilangan antara sapi lokal (peranakan ongole) dengan sapi perah friesian holstein di Grati guna diperoleh sapi perah jenis baru yang sesuai kondisi di Indonesia. Sapi perah fries holland merupakan sapi yang banyak dibudidayakan sebagai penghasil susu.

Bangsa sapi perah terdiri dari:

A. Bos taurus typicus yaitu sapi yang berasal dari eropa mempunyai ciri khas tidak berkelasa atau berpunuk.
1. Sapi holstein friesian (fris holland, FH) merupakan sapi perah tertua kedua setelah brown swiss.
2. Sapi guernsey berasal dari pulau guernsey (kepulauan britania)
3. Sapi jersey berasal dari pulau jersey (kepulauan Britania)
4. Sapi ayrshire berasal dari Scotlandia.
5. Sapi brown swiss berasal dari Switzerland merupakan sapi perah tertua.

B. Sapi bos taurus indicus yaitu sapi yang berasal dari Asia dan afrika dengN ciri khas berlensa/berpunuk.
1. Sapi sahiwal adalah bangsa sapi perahbyerbaik dari India dan Pakistan.
2. Sapi red sindhi berasal dari Karaci, Pakistan.

C. Bangsa sapi yang dibentuk di Australia terdiri dari Sapi australian milking zebu (AMZ), Sapi australian friesian sahiwal (AFS), Saoi jamaica hope,

D. Bangsa sapi dual purpose terdiri dari sapi milking shorthorn, sapi red poll, sapi devon,

*diolah dari berbagai sumber


(Visited 73 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *