fbpx
Suara Peternakan

Bekicot Bisa Jadi Bahan Pakan Alternatif pada Ternak

Suarapeternakan.com – Protein sangat dibutuhkan oleh ternak. Salah satu sumber pakan penghasil protein yang baik adalah bekicot. Bekicot memiliki kandungan protein sekitar 60% dan asam aminonya tergolong cukup lengkap. Disamping itu cangkang bekicot kaya akan kalsium.

Untuk menjaga nilai mutu gizi proteinnya hasil pemanenan bekicot segar perlu dilakukan pengolahan sedemikian rupa agar tetap dapat dimanfaatkan dalam kurun waktu yang relatif lama sebelum diberikan pada ternak.

Sebelum dibuat menjadi pakan ternak, bekicot terlebih dahulu diolah menjadi tepung. Tepung bekicot ini dapat menggantikan tepung ikan yang biasa terdapat pada pakan unggas dan pakan ternak ruminansia.

Bekicot bisa dipelihara khusus untuk keperluan pakan ternak. Pemeliharaan bekicot terbilang mudah. Para petani bekicot bisa menangkap indukan bekicot langsung dari sawah, sungai, maupun rawa. Pemberian pakan untuk bekicot pun gak ribet. Yang penting harus yang bermutu dan teratur, karena pemberian pakan yang bermutu akan menentukan kualitas daging bekicot. Pakan yang baik untuk bekicot adalah daun-daunan dan buah-buahan seperti daun dan buah pepaya, daun bayam, buah terung mentimun, dan lain sebagainya.

Bekicot dapat diolah menjadi, tepung bekicot mentah, tepung bekicot matang/rebus dan Bekicot segar, Silase Bekicot, Tepung Cangkang Bekicot.

Melansir dari kementrian pertanian, berikut cara mudah pembuatan bekicot sebagai pakan ternak;

Tepung bekicot mentah.

Cara mengolah tepung bekicot mentah sangat sederhana, yaitu melakukan pencucian bekicot menggunakan air bersih. Setelah dicuci bersih daging bekicot langsung dikeluarkan dari cangkang. Selanjutnya bagian dari daging bekicot dikeringkan dengan cara dijemur dibawah terik matahari selama 4-5 hari atau menggunakan oven dengan suhu rata-rata 60°C lebih kurang 12 jam. Setelah kondisi daging bekicot benar-benar kering, proses selanjutnya adalah menggiling hingga halus.

Berdasarkan hasil riset kompiang (1979), komposisi atau kandungan tepung bekicot mentah adalah air  7,59 %, protein  59,27 %, lemak 3,62 %, kalsium 6,40 %, fosfor  0,85 %, dan serat kasar sebanyak 2,47 %.

Tepung bekicot matang/rebus.

Cara mengolah tepung bekicot rebus membutuhkan tenaga ekstra, yaitu: bekicot terlebih dahulu dicuci hingga bersih, selanjutnya dilakukan perendaman selama ½ jam menggunakan air garam sambil diaduk. Konsentrasi garam dalam air untuk perendaman bekicot adalah 10%. Setelah selesai perendaman bekicot selanjutnya dicuci dengan air bersih kemudian direbus. Proses perebusan: air dipanaskan terlebih dahulu hingga mendidih, baru dimasukkan bekicot selama 20-30 menit. Selanjutnya keluarkan daging bekicot dari cangkangnya dan dicuci lagi dengan air bersih. Kemudian daging bekicot dicacah dan selanjutnya dikeringkan dengan penjemuran selama 2 hari atau dioven. Setelah kering daging bekicot digiling hingga halus.

Berdasarkan hasil riset kompiang (1979), komposisi atau kandungan tepung bekicot yang sebelumnya di rebus terlebih dahulu adalah air sebanyak 7,54 %, protein 57,72 % , lemak 4,60 %, kandungan kalsium 7,83 %, fosfor 0,95 %  dan di ikuti serat kasar 0,08 % .

Bekicot segar.

Daging bekicot segar direndam dalam larutan garam dengan perbandingan 1 liter air dan 75 gr garam dapur selama 15 menit. Selanjutnya daging bekicot dicuci, kemudian dimasukkan ke dalam air mendidih selama 20 menit.

Silase Bekicot

Sebagai makanan ternak, bekicot dapat dibuat silase, dengan cara sebagai berikut: daging bekicot basah yang sudah digiling/dicacah halus dicampur dengan tepung singkong kering dengan perbandingan 2 : 1, selanjutnya difermentasikan selama 14 hari, dan dijemur. Silase ini mengandung protein 20%.

Tepung Cangkang Bekicot.

Cangkang bekicot kering dan bersih dibuat tepung dengan cara dihancurkan/digiling, kemudian diayak dengan saringan 40 mesh. Tepung cangkang bekicot ini mengandung protein 28%, serat kasar 1%, kalsium 25%, fosfor 0,14%. Oleh karena itu pemanfaatan cangkang sebagai pakan sangat bagus untuk pertumbuhan tulang ternak, sehingga tepung cangkang bekicot dapat dicampurkan dengan tepung daging bekicot.

Menurut chaves dkk (1977) , komposisi cangkang bekicot  31,54 % mineral kalsium yang sangat bagus untuk alternatifpakan bebek petelur, ayam petelur, pertumbuhan bebek pedaging dan berbagai ternak budidaya Anda.

(Visited 87 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *