fbpx
Suara Peternakan

Foie Gras, Hidangan Mewah Penuh Kontroversi Dilarang di Sejumlah Negara

Suarapeternakan.com – Foie Gras adalah makanan dari hati bebek atau angsa yang digemukkan paksa. Secara etimologis, kata ‘foie gras’ memiliki artian ‘hati berlemak’ yang memiliki tekstur sangat lembut dan kenyal, dengan warna krem sedikit serabut merah muda.

Foie gras selalu menjadi hidangan mewah di restoran khas Perancis. Lemak hati angsa tersebut mencapai 700-900 gram dari berat normalnya yaitu 85-70 gram. Untuk mengembangkan lemak hatinya, angsa atau bebek dipaksa makan secara terus menerus. Caranya dengan menaruh pipa logam yang mengalirkan makanan melewati tenggorokan ke perut angsa.

Dilansi dari Telegraph, proses yang memberikan makanan berlebihan yang dilakukan empat kali sehari pada empat atau lima bulan sebelum angsa tersebut dipotong. Pakan yang diberikan kepada angsa-angsa tersebut adalah berupa jagung. Hasilnya, satu kilogram hati mencapai 100-200 Euro, atau dalam rupiah sekitar Rp1 juta hingga 2 juta.

Angsa yang dipelihara untuk menghasilkan foie gras menghabiskan dua minggu terakhir hidup mereka dikandang yang sempit. Kondisi tersebut secara tidak langsung memaksa angsa-angsa untuk terus berdiri di satu posisi agar tidak mengeluarkan energy dan makanan yang diberikan secara berlebihan cepat menjadi lemak.

Dengan demikian yang terjadi pada angsa adalah kondisinya membuat kaki angsa membengkak karena hrus berdiri terus menerus.

Banyaknya pihak yang mengancam hal tersebut, sehingga foie gras tidak bias dinikmati diberbagai Negara seperti Turki, Denmark, Israel, dan sebagainya. Ada juga tetap memproduksi foie gras dibeberapa Negara secara besar-besaran. Sebab mereka beranggapan bahwa memaksa angsa makan berlebihan adalah salah satu seni kuliner.

Menurut PETA, foie gras dianggap sebagai makanan yang tidak sehat bagi manusia karena mengandung lemak yang tinggi. Faktanya, tiap 60 gram mengandung 25 gram lemak dan 85 miligram kolestrol.

Karena proses pembuatannya yang dianggap menyiksa hewan inilah, konsumsi dan peredran foie gras menuai cukup banyak kontroversi. Proses seperti ini angsa bukan hanya tersiksa namun merasakan stress yang berkepanjangan.

Sejak juli 2014, India telah melarang peredaran foie gras untuk pertama kalinya. Menyusul Australia, Argentina, Israel, Republik Ceko, Denmark, Finlandia, Jerman, Italia, Luksemburg, Norwegia, Polandia, Turki, Inggris, dan Kota Sao Paulo di Brazil.

Chicago dan California Negara bagian di Amerika Serikat melarang peredaran foie gras.

Pada 2004 lalu, California menjadi Negara pertama yang mengeluarkan kebijakan pelarangan jual beli foie gras.

Di Indonesia sendiri, masih banyak restoran yang menjual foie gras yang biasanya disajikan bersama segelas anggur merah.  

(Visited 37 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *