fbpx
Suara Peternakan

Kontes Hewan Kurban di Sidoarjo,Sapi Pemenang Kategori Ekstrim Ditawar hingga Rp 50 Juta

SuaraPeternakan.com- Kontes hewan ternak yang digelar Pemkab Sidoarjo ini rutin dilakukan menjelang hari raya Idul Adha. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi peternak untuk lebih meningkatkan pemeliharaan hewan ternak.

Kontes ternak dan expo peternakan 2019 ini  memiliki beberapa kategori. Salah satu kategori yang bergengsi adalah kategori sapi ekstrim. Dimana semua jenis sapi dipamerkan dan memiliki berat rata-rata 1.000 kg atau 1 ton. Sapi dengan berat 1.132 kilogram berhasil menjuarai kontes ternak kategori ekstrem ini.

Plh Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Nur Azizah mengatakan kontes ternak ini diikuti oleh semua peternak di Kabupaten Sidoarjo dengan tim juri dari Unair serta dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Ubsus Siwab (upaya khusus sapi indukan wajib bunting), sebagai salah satu kegiatan yang terintegrasi yang ditetapkan dalam Permenpan No. 48 Tahun 2015 tentang Percepatan Upsus Siwab, untuk mewujudkan swasembada daging.

Sementara Kepala UPT Inseminasi Buatan Surabaya Iswahyudi yang turut hadir dalam kegiatan kontes ternak ini mengatakan bahwa para peternak yang turut dalam kegiatan ini adalah para pejuang protein hewani.

Saat ini Indonesia sudah swasembada daging ayam, ke depan impor daging akan dikurangi karena akan mewujudkan swasembada daging juga.

“Jawa Timur punya program ‘intanselaksa’, yakni inseminasi buatan sejuta lebih anakan sapi. Jawa Timur sendiri menjadi tulang punggung nasional, dan target nasionalnya adalah 43 persen,” kata Nur Azizah.

Perwakilan pemilik sapi kategori ekstrim, Muhammad Ali mengatakan sapi tersebut berkelamin betina dan merupakan sapi jenis simental puan.

“Tentu kita tidak menyangka berhasil menyabet pemenang kategori tersebut. Karena saingannya cukup lumayan berat,” ujar, Rabu (7/8/2019).

Ia pun juga menjelaskan tidak ada cara atau trik khusus dalam membuat sapi tersebut bisa menjadi pemenang.

“Tidak ada trik sama sekali. Pokoknya makan rumput dan konsentratnya diperbanyak. Serta kesehatan hewannya sendiri perlu dipantau juga,” tambahnya.

Dirinya juga menerangkan bahwa sapi tersebut meski gemuk, tetapi perawatannya sangat mudah.

“Air minum harus selalu tersedia dan selalu dimandikan tiap harinya. Namun kalau mau memandikan perlu usaha sedikit susah pasalnya badan sapi cukup tinggi. Sehingga orang yang ingin memandikan harus naik palungan (tempat makan dan minum sapi) untuk mengguyurnya,” jelasnya.

Sapi yang setiap harinya menghabiskan 60 kg karung rumput serta konsentrat 20 kg dan berharga Rp 100 juta tersebut juga sempat ditawar Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah.

“Tadi sama Pak Bupati ditawar Rp 50 Juta, namun kalau Rp 80 juta saya lepas,” pungkasnya.

(Visited 39 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *