fbpx
Suara Peternakan

Manfaat Eceng Gondok Sebagai Pakan Ternak

SuaraPeternakan.com – Seringkali kita melihat eceng gondok tumbuh dan menjalar di kolam-kolam, danau, rawa dan sungai. Eichhornia crassipes atau eceng gondok, dikenal dengan jenis tumbuhan air mengapung. Pertumbuhan yang sangat cepat sehingga dapat mengganggu dan merusak lingkungan perairan. Dengan mudah menyebar memalui saluran iar hingga ke badan air lainnya.

Kerugian dari pertumbuhan eceng gondok yaitu, meningkatnya evepontranspirasi (penguapan), menurunnya jumlah cahaya yang masuk ke dalam perairan sehingga menyebabkan menurunnya tingkat ke larutan oksigen dalam air ( DO : Dissolved Oxygens).

Disisi lain eceng juga memiliki beragam manfaat. Eceng gondong menyediakan zat dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Setiap ons eceng gondok menyediakan 18 kilokalori, 3,8 gr karbohidrat, 1 gr protein, 45 mg fosfor, 80 mg kalsium dan 4 mg zat besi. Juga menyediakan Vitamin A, B1 dan C.

Manfaat lainnya yaitu meringankan penyakit maag, meredakan gatal pada kulit, mengatasi sakit gigi, pembersih polutan logam berat, membuat kerajinan tangan, bahan pembuat pupuk organik, bahan pembuat kertas, media pertumbuhan jamur dan sebagai pakan ternak.

Eceng gondok ternyata bisa diolah menjadi paka ternak. Bukan hanya memberikan pakan saja, namun ternak yang mengonsumsi eceng gondok menjadi lebih sehat dan gemuk. Eceng gondok dapat diolah dengan metode silase, fermentasi dan dibuat tepung.

Pemanfaatan eceng gondok sebagai pakan mempunyai beberapa kelemahan, antara lain : kadar airnya tinggi, teksturnya halus, banyak mengandung hemiselulosa dan proteinnya sulit dicerna. Oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan terlebih dulu baik pengolahan fisik, kimia, biologi maupun kombinasinya. Salah satu cara pengolahan secara biologi adalah fermentasi dengan menggunakan Aspergillus niger.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut manfaat eceng gondok untuk pakan ternak;

Eceng gondok bisa dijadikan pakan untuk ternak domba dan kambing

Eceng gondok mengeluarkan bau khas yang disukai oleh domba. Selain baunya eceng gondok memberikan suplemen khusus untuk domba. Apabila ternak domba mengonsumsi eceng gondok akan merangsang pertumbuhan organ-organ domba lebih cepat, bobot yang dihasilkan akan jauh lebih berat dalam waktu singkat.

Eceng gondok juga memiliki kelebihan, seperti pada daunnya yang mengandung kalsium lebih tinggi dari pada batang dan akarnya. Tingginya kandungan kalisum berguna untuk menetralkan asam organik hasil metabolisme (seperti asam oksalat) yang bersifat racun bagi ternak.

Daun eceng gondok diperkaya dengan kandungan karotennya yang cukup tinggi sekitar 109.000 IU/100 gram (Marlina dan Askar, 2001).

Kandungan nutrisi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif ternak karena adanya kandungan pigmen karotenoid terutama pigmen β-karoten dan xantofil (Setiawan, dkk. 2013). Namun pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan pakan mempunyai beberapa kelemahan antara lain: kadar airnya tinggi, teksturnya halus, mengandung banyak hemiselulosa dan proteinnya sulit dicerna.

Hal ini perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu dalam penggunaan eceng gondok baik pengolahan fisik, kimia, biologi maupun kombinasinya. Salah satu cara pengolahan secara biologi adalah dengan melakukan pembuatan silase.

Proses silase dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kandungan protein, menurunkan serat serta meningkatkan kecernaan. Pembuatan Silase eceng gondok diharapkan mampu meningkatkan kandungan nutrisi pada eceng gondok, seperti meningkatnya kandungan protein kasar dan menurunkan kandungan serat kasar.

Beberapa cara pengawetan hijauan untuk menyediakan pakan hijauan sepanjang tahun antara lain dengan pembuatan silase (proses pengawetan hijauan dengan teknologi fermentasi anaerob) karena penggunaan teknologi fermentasi anaerob lebih sesuai untuk diterapkan dalam penyediaan pakan.

Kondisi ini dikarenakan, selain produk yang dihasilkan lebih tahan lama, teknologi fermentasi mensyaratkan kadar air tinggi yang secara alami dimiliki oleh bahan pakan setelah dipanen. Keadaan ini berdampak pada lebih ekonomisnya teknologi fermentasi karena biaya, waktu dan tenaga yang dialokasikan lebih sedikit.

Cara mengubah eceng gondok menjadi pakan ternak domba dan kambing adalah dengan mengolah eceng gondok menjadi ensilase. Pertama-pertama, eceng gondok harus ditiriskan setidaknya selama satu hari satu malam. Kemudian, tumbuhan tersebut potong kecil-kecil dan dicampur dengan satu bagian konsentrat. Setelah bercampur secara merata, campuran tersebut kemudian dipadatkan di dalam drum plastik. Tutup drum tersebut dan simpan selama kurang lebih dua minggu. Setelah dua minggu, pakan domba yang terbuat dari eceng gondok sudah jadi.

Selain ternak domba dan kambing, eceng gondok juga sangat cocok untuk kelinci, itik, ayam. Tanaman air ini bisa dimanfaatkan dan sangat berguna sebagai pakan alternatif ternak ayam, terutama ayam kampung demi mengoptomalkan produksi telurnya. Sudah terbukti bahwa campuran pakan dengan daun eceng gondok dapat meningkatkan kualitas telur bebek yang semula hanya 57,7 gr/butir menjadi 59,19 gr/butir.

Adapun manfaat daun enceng gondok untuk ayam kampung, yakni kalsium daun eceng gondok lebih tinggi daripada akar dan batangnya. Fungsi kalsium itu sendiri, yaitu untuk menetralkan asam organik hasil metabolisme seperti asam oksalat berupa racun bagi ternak.

Selain itu, per 100 gram daun eceng gondok juga memiliki kandungan karoten yang tinggi sekitar 109.000 UI. Karoten tinggi ini mampu menggantikan konsentrat protein daun (pengganti bekatul). Disamping itu, terkandung pula provitamin A yang berguna untuk menambah warna kuning pada telur, juga mengandung protein.

Pemberian daun enceng gondok tidak memengaruhi pertumbuhan dan produktivitas ayam kampung asalkan pemberian daun masih dalam keadaan segar (hijau) tentu dicampur dengan bahan pakan lainnya.

Pemberian daun enceng gondok ini berakibat pada warna kotoran ayam, yakni berwarna sedikit kehitaman. Dalam hal ini, sangat dianjurkan pemberian minum dengan campuran gula jawa sebagai penambah asam untuk daun enceng gondok.

(Visited 278 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *