fbpx
Suara Peternakan

Tentang Karkas, Daging dan Jeroan

SuaraPeternakan.com – Permintaan akan produk ternak terus meningkat. Sejalan dengan lajunya pertambahan penduduk, meningkatnya kesadaran gizi serta ditunjang daya beli masyarakat yang semakin membaik.

Perlunya konsumen mengetahui tentang karkas, daging dan jeroan. Di luar negeri dengan Indonesia sangatlah berbeda, dilihat dari harga jeroannya. Contohnya Australia, jeroan dari sapi dianggap sebagai produk sampingan sehingga dijual dengan harga murah. Sedangkan di Indonesia harganya cukup mahal.

Di Australia, jeroan diperuntukan untuk makanan hewan.

Sebagai konsumen, sangat perlu untuk mengetahui apa itu karkas, daging dan jeroan. Berikut penjelasan singkat tentang karkas, daging dan jeroan.

Menurut Peraturan Menteri Pertanian Nomor 64 karkas terdiri dari karkas ruminansia dan karkas unggas.

Karkas Ruminansia adalah bagian dari ternak ruminansia yang didapatkan dengan cara disembelih secara halal dan benar, dikuliti, dikeluarkan darahnya, dikeluarkan jeroan, dipisahkan kepala, kaki mulai dari tarsus/karpus kebawah, organ reproduksi dan ambing, ekor serta lemak yang berlebih kecuali yang telah diawetkan dengan cara lain melalui pendinginan yang telah ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga lazim dan layak dikonsumsi oleh manusia.

Karkas Unggas adalah bagian dari ternak unggas yang telah disembelih secara halal, dicabuti bulunya, dikeluarkan jeroan dan lemak abdominalnya, dipotong kepala dan leher serta kedua kaki atau cekernya.

Menurut FAO/WHO: Karkas adalah bagian tubuh hewan yang telah disembelih, utuh, atau dibelah sepanjang tulang belakang, dimana hanya kepala, kaki, kulit,organ bagian dalam (jeroan), dan ekor yang dipisahkan.

Daging adalah bagian otot tulang yeng terdiri dari atas daging potongan primer, potongan sekunder, daging variasi dan daging industri.

Daging primer adalah daging yang keempukan, texture dan juiceness dan kualitasnya baik berupa potongan daging tanpa tulang atau tulang dalam bentuk segar, dingin dan beku.

Daging sekunder adalah potongan daging luar potongan daging primer yang juga memiliki keempukan dan juiceness/texture tapi kualitasnya dibawah daging primer.

Daging variasi adalah bagian daging selain daging primer dan sekunder. Sedangkan daging industri adalah potongan daging dengan tulang dan tanpa tulang dalam bentuk segar dingin dan beku.

Jeroan adalah isi rongga perut dan rongga dada ternak ruminansia yang disembelih secara halal dan benar sehingga aman, lazim dan layak dikonsumsi manusia. Terdiri dari jeroan merah dan jeroan hijau.

Jeroan merah terdiri dari paru-paru, hati, limpa dan jantung. Sedangkan jeroan hijau terdiri dari usus dan babat.

Kepala diperoleh dengan cara menyembelih pada tulang leher pertama.

Kaki diperoleh dengan cara memotong antara persendian tulang kaki depan dan belakang.

Ekor diperoleh dengan cara memotong pada bagian bagian pangkal ekor.

Kulit adalah bagian luar ternak yang dipisahkan dari karkas.

Sumber: Kementan

(Visited 77 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *