fbpx
Suara Peternakan

Akibat Badai, Ribuan Burung Merak Melarikan Diri dari Peternakan

SuaraPeternakan.com – Sekitar 6.500 burung merak melarikan diri dari sebuah peternakan di Desa Louxia, Provinsi Guangdong, China, setelah badai merusak kandang mereka pada Sabtu 27 April 2019.

Setelah badai berlalu, petugas peternakan mengecek kandang. Mereka hanya menemukan 1.000 anak ayam dan 200 ekor burung merak yang digunakan untuk pembibitan. Saat itu juga, dilakukan pencarian besar-besaran terhadap burung merak yang melarikan diri. Namun, hanya beberapa lusin saja yang telah ditemukan pada Selasa 30 April 2019.

Mereka melarikan diri di sepanjang jalan. Mereka terlihat ada di atas bukit,” kata seorang pekerja di peternakan, saat diwawancarai The Beijing News. “Kami menangkap mereka satu per satu,” lanjutnya.

Untuk memanggil burung merak yang melarikan diri, pihak peternakan berulang kali memutar rekaman lagu rakyat berjudul Bamboo Under the Moonlight yang digunakan sebagai panggilan makan. Namun, hanya beberapa ekor saja yang kembali ke peternakan setiap harinya.

Peternakan ini merupakan sebuah proyek pengentasan kemiskinan desa yang didukung departemen pertanian setempat. Burung merak dibiakkan untuk konsumsi dan juga peliharaan. “Kerusakan ekonomi karena ribuan merak melarikan diri lebih dari 10 juta yuan,” kata kepala desa.

Salah seorang netizen di Weibo berkomentar atas kejadian ini, “Jangan lagi mencari burung merak yang melarikan diri. Mereka sudah dimakan oleh orang-orang di Guangdong karena mereka punya selera makan yang rakus.”

Sumber: trubus.id

(Visited 37 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *