fbpx
Suara Peternakan

Diduga akibat Perubahan Iklim, 15 ekor Kerbau Liar Mati Mendadak di Hutan

SuaraPeternakan.com – Banda Aceh – Sekira 15 ekor kerbau liar milik warga Desa Blang Bayu, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, dilaporkan mati mendadak di hutan. Petugas Dinas Pertanian dan Peternakan setempat belum berhasil mengidentifikasi dan menemukan bangkai hewan tersebut.

Dikutip dari kompas.com, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya drh Safridhal mengatakan, Tadi Kasie Kesehatan Hewan drh Trisnawati sudah turun ke lapangan menjumpai kepala desa terkait laporan 15 ekor kerbau mati. Namun, lokasinya jauh di hutan, sehingga kami tidak mengetahui pasti kondisi dan lokasi kerbau mati itu seperti apa.

Safridhal mengatakan hewan ternak yang dilaporkan mati mendadak merupakan kerbau liar milik warga yang dilepas di dalam hutan. Pihaknya menduga hewan-hewan tersebut mati mendadak akibat perubatan iklim dari musim panas ke musim hujan.

Sebab sebagian wilayah pegunungan Kabupaten Nagan Raya termasuk indemik Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) yaitu Septicaemia Epizootica (SE).

“Kerbau mati dalam kondisi dari mulutnya mengeluarkan busa, dugaan kami itu terserang penyakit ngorok atau bahasa latinnya Septicaemia Epizootica (SE). Wilayah Nagan Raya termasuk indemik penyakit itu, sehingga saat perubahan iklim hewan yang daya tahan lemah mudah terserang penyakit,” ujarnya.

Petugas mulai melakukan vaksinasi terhadap seluruh ternak warga yang dikandangkan. Hal ini untuk mencegah penyebaran penyakit menular yang mulai menyerang hewan ternak warga yang dilepas liar di hutan.

“Hewan ternak yang dikandangkan sudah kami vaksinasi gratis, karena tahun ini targetnya kami akan vaksinasi hewan ternak kerbau dan lembu gratis sebanyak 4.500 ekor,” kata Safridhal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Hewan Ternak Liar Mati Mendadak, Diduga akibat Perubahan Iklim”

Sumber:kupang.tribunnews.com / Kompas.com

(Visited 81 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *