fbpx
Suara Peternakan

Kambing Jawa Randu, Hewan Ternak Khas Kabupaten Magelang

SuaraPeternakan.com – Kambing Jawa Randu ini adalah hewan jenis kambing yang merupakan varietas asli dari Magelang yang berasal dari wilayah Borobudur. Selain hewan jenis kambing Kabupaten Magelang telah memiliki hewan ternak yang telah diakui oleh Kementerian Pertanian, yakni Itik Kalung.

Spesies Kambing Jawa Randu merupakan hewan ternak kambing yang merupakan varietas asli dari Magelang yang berasal dari wilayah Borobudur. Kambing Jawa Randu Borobudur, merupakan salah satu jenis hewan ternak lokal di Magelang, khususnya seputaran Borobudur.

Meski jumlah yang minim, kambing jawa randu memiliki kelebihan dan keunikan dengan kambing pada umumnya sehingga patut dijadikan ternak khas Magelang.

Populasi hewan ternak di Magelang sendiri tergolong cukup banyak. Jumlah sapi potong terdapat 79 ribu ekor, Kambing sebanyak 84ribu ekor, domba 84 ribu ekor, kerbau 6 ribu ekor, belum lagi ditambah jenis ternak lain yang bisa dikembangkan di Magelang.

Dilansir dari tribunnews.com,- Salah seorang peternak asal Wringin Putih, Borobudur, Danang Pujianto (27) mengatakan, Jawa Randu ini sudah diternakan dalam waktu yang lama di Magelang. Kambing ini khas karena hanya ada di Borobudur, Magelang saja. Ciri-cirinya pun berbeda, seperti telinga yang berbeda dengan PE, tanduk berdiri, dan berwarna merah dan hitam.

Kelebihan dari kambing ini adalah kualitas daging lebih enak, kenyal, lebih keset. Warna daging lebih merah. Perawatan pun cukup mudah, oakan rumput biasa, dan perawatan kandang rutin. Harganya bisa berkisar Rp 5 Juta per ekor dan bervariasi.

“Khasnya Jawa Randu Borobudur, ini kupingnya berbeda dengan PE (peranakan etawah), terus tanduknya berdiri. Warnanya merah, hitam. Untuk perawatan, makannya gampang karena rumput mau. Kemudian yang terpenting, kandangnya bersih,” kata Danang dikutip dari tribunnews.com.


Dikutip dari suksesternakkambing.com. – Penggemukan kambing jawa randu terdiri dari penggemukan kambing betina dan jantan. Kambing jawa randu betina biasanya dipotong untuk konsumsi harian seperti kuliner warung sate dan catering

Sedangkan kambing jawa randu pejantan lebih sering digunakan untuk acara seremonial seperti Aqiqah, pesta perkawinan, nah untuk moment menjelang hari raya Qurban ini jenis kambing jawa randu pejantan yang lebih banyak diserap kebutuhan pasar.

Bicara mengenai penggemukan kambing jawa randu, ada beberapa cara penggemukan kambing jawa randu secara trik sederhana yang wajib dilakukan oleh para peternak kambing jawa randu, diantaranya adalah :

  1. Pastikan kambing jawa randu yang akan digemukkan dalam kondisi sehat, andaikata sakit pun hanya sekedar sakit ringan seperti pink eye ( semacam beleken ) atau orf ( semacam sariawan pada
  2. Cara bisnis kambing penggemukan yang sangat simple namun sering sekali diabaikan adanalah apabila akan menggemukan kambing pejantan, sebaiknya dalam 1 area kandang tidak ada kambing betinanya jadi si kambing pejantan akan fokus untuk makan, dan tidak menjadi gelisah ketika mencium aroma kambing betina birahi karena hal ini akan sangat mengganggu ketenangan kambing pejantan.
  3. Untuk penggemukan kambing jawa randu pejantan dalam 1 area, pilah kambing sesuai dengan umur dan ukurannya, silahkan kambing dengan posture besar dicampur dengan yang besar, kambing postur kecil dicampur dengan yang kecil.

Baiknya tidak dicampur antara yang besar dan yang kecil karena secara alamiah kambing dengan posture kecil pasti akan kalah bersaing dengan kambing jawa randu pejantan super

  1. Untuk kambing jawa randu yang baru datang ke kandang ( bukan kambing yang sudah lama tinggal dikandang ), atau anda baru saja membeli kambing jawa randu, PASTIKAN tanyakan ke penjual sebelumnya apa pakan hariannya, bagaimana perawatan hariannya, sehingga nanti ketika kambing pindah ke kandang anda maka tidak akan terlalu lama stress nya dan akan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.
  2. Semua kambing yang akan digemukkan wajib dimandikan dahulu, kemudian diberikan obat cacing, obat kutu luar dan vitamin apabila dibutuhkan. Hal ini WAJIB dilakukan karena apabila salah satu hal ini terlewatkan maka akan menghambat proses penggemukan kambingnya.

Sederhananya adalah kambing pejantan jawa randu yang didalam perutnya masih banyak cacingnya maka dia makannya akan banyak namun tidak jadi daging, badannya tetap kurus kering.

  1. Kalau memungkinkan, kambing yang digemukkan rutin dimandikan selama 1 bulan sekali dan dilakukan penjemuran matahari pagi, sehingga kondidi kebersihan dan kesehatan kambing akan selalu terjaga.
  2. Jenis pakan untuk penggemukan wajib diperhatikan karena bisnis kambing penggemukan itu terukur dan tidak bisa asal-asalan dikasih pakan alakadarnya namun berharap kambingnya segera capat besar.

Adapun cara sukses ternak kambing jawa randu adalah dengan menyiapkan aneka jenis pakan yang bernutrisi tinggi berupa berbagai macam dedaunan dan limbah pertanian.

Pakan adalah faktor besar dalam mewujudkan kunci sukses usaha ternak kambing, karena dengan berkecukupannya pakan kambing jawa randu maka biaya harian operasional peternakan akan turun drastis dan efek positif untuk ternak nya adalah tumbuh dan berkembang dengan amximal sehingga menjadi kambing jawa randu super.

Jenis pakan hijauan dedaunan yang bernutrisi tinggi dan disukai kambing jawa adalah :

Daun singkong karet
Daun mahoni
Daun pisang
Daun nangka
Daun belimbing
Daun klengkeng
Daun kaliandra
Daun lamtoro
Daun gamal
Rumput sawah / rumput odot

Jenis limbah pertanian perkebunan yang bisa menjadikan kambing jawa randu pejantan super dan kambing jawa randu terbesar diantaranya :

Ampas tahu
Ampas gandum
Ampas jagung
Ampas singkong
Bungkil sawit
Bungkil kopra
Kulit kopi
Kulit kakao 

(Visited 205 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *