fbpx
Suara Peternakan

Tentang Bangsa Burung (Unggas) dan Golongannya

SUARAPETERNAKAN.COM – Ayam dianggap suatu organisme yang rumit, peka dan sangat lincah. Pengetahuan dari struktur, morfologi dan fisiologi unggas diperlukan oleh peternak. Agar mempermudah dalam mengenali kebutuhan dan penanganannya.

Berdasarkan phylogenetiknya, bangsa burung (unggas) muncul setelah hewan melata (reptilia). Bangsa burung termasuk dalam kelompok homeothermis, berdarah panas, dan tubuhnya ditutupi oleh bulu-bulu.

Reptilia adalah sisik (scale) seperti pada ular atau karapas (horny plate) seperti pada kura-kura. Sisik-sisik yang terdapat pada kaki dan jari burung (ayam) adalah tanda-tanda peninggalan dari reptilia.

Apabila ayam dibandingkan dengan reptilia, pergerakan reptilia relatif lambat. Unggas sangat aktif, nervous dan sensitif (selalu siaga). Sistem syaraf lebih jauh berkembang, indera pendengaran dan penglihatannya sangat tajam.

Makanan dengan hati-hati dipilih dan cepat dicerna. Proses oksidasi berlangsung cepat untuk memenuhi tingkat kebutuhan yang relatif lebih tinggi dan mempertahankan suhu tubuh normal 105-109 derajat derajat Fahrenheit.

Pada umumnya dianggap bahwa bangsa burung (aves) dapat dibagi menjadi 2 golongan yaitu: 1. Archagomithes (burung primitif), yang diwakili oleh satu macam saja yaitu burung fosil Archagopteryx. 2. Noornithes (burung modern) ditandai oleh ekor yang pendek dan bersejiwaan tulang-tulang metacarpal dari telapak tangan dan bisa dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Ratitae; Burung-burung pelari dengan sayap yang rudimenter dan tulang dada yang gopang, misalnya burung-burung fetrich (Sturio camelus).
  2. Odentolcae; Burung-burung fosil yang telah punah dengan jumlah gigi yang tertanam didalam rahang yang panjang, misalnya Hosperornis.
  3. Carinatae; Burung-burung yang terbang. Sayap subur dan terdapat sebuah tulang dada yang mempunyai luras, tertaut dengan otot-otot kuat untuk terbang. Ayam termasuk dalam kelompok ini adalah ayam peliharaan.
(Visited 75 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *