fbpx
Suara Peternakan

FGD dan Penyusunan Pengurus ISPI Sulsel

SUARAPETRNAKAN.COM,- Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sekaligus penyusunan SK pengurus cabang Sulsel periode 2018-2022. Kegiatan ini diselenggarakan di Grand Sayang Park Hotel pada Sabtu (16/2/2019).

Sambutan sekaligus pembukaan oleh Ir. Abdul Azis MM selaku Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan. Dok. Istimewa

Dr Syahrir Akil merupakan ketua umum terpilih pada ISPI cabang Sulsel periode 2018-2022.

Kegiatan ini dihadiri oleh instansi pemerintahan, akademisi dan pengusaha di Sulsel.  Turut hadir Ir. Abdul Azis MM dari Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Muhammad Yusuf S.Pt mewakili Dekan Fakultas Peternakan Unhas, IKA Fapet Unhas, Dr. Ir. Syarifuddin MM  selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, Perwakilan dari Prodi ilmu Peternakan Alauddin Makassar, Perwakilan Prodi Peternakan Universitas Parepare dan Perwakilan dari pengurus ISPI Pusat.

Prof. Dr. Ir. Jasmal A Syamsu, M.Si ( memandu proses FGD), Dr. Syahrir Akil (Ketua Umum ISPI Sulsel) Ir. Abdul Azis MM (Narasumber dari pemerintahan) Prof. Dr. Ir. Sudirman Baco, M.Sc (Narasumber dari akademisi) Dok. Istimewa

Dalam acara tersebut Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Ir.H.Abd.Azis,MM memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara.

Prof. Dr. Ir. Jasmal A Syamsu, M.Si yang  memandu proses FGD, sebagai narasumber yaitu Ir. Abdul Azis MM  selaku Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan serta Prof. Dr. Ir. Sudirman Baco, M.Sc  membahas aspek akademisi.

Dalam penyusunan SK pengurus ISPI ada keterwakilan dari akademisi, pengusaha, dan pemerintahan.

Foto bersama, Dok. Istimewa

Selaku akademisi, Prof Sudirman berharap agar  ISPI berjuang dalam tataran kewenangan peternakan, pembangunan peternakan secara umum.  Terkait masalah regulasi dengan kebijakan yang ada Peraturan Pemerintah No.3 Tahun 2017 tentang peran dokter hewan.

ISPI bisa membuktikan dan mampu berpikiran baik ditingkat nasional maupun regional. Menerungkan Peraturan Pemerintah yang ada pada UU No.18 Tahun 2009 disini peran peternakan yang kurang sekali.

Salah satu kelebihan ISPI adalah organisasi yang mengutamakan kekompakan dan kekeluargaan. Dalam FGD tersebut membahas juga tentang pengembangan peternakan kedepannya. Ada tiga aspek usulan komisi yaitu kebijakan pemerintah, komisi  kesejahteraan dibidang kemitraan, dan komisi hubungan kerjasama.

Suasana FGD dan Penyusunan Pengurus ISPI. Dok. Istimewa

Hal yang perlu diperhatikan yaitu ISPI membangun jaringan baik dari bisnis yang beretika dalam membangun tatanannya. Jaringan kerjasama politik ISPI harus dibangun dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Hubungan antar masyarakat juga perlu diperhatikan.

Program kerja ISPI yaitu akan rutin melaksanakan FGD dan seminar peternakan. Rencana kedepannya pelantikan pengurus akan dirangkaikan dengan acara seminar nasional.

Dr Syahrir Akil mengatakan,  Susunan pengurus disesuaikan dengan AD ART persis dengan susunan pengurus  ISPI pusat. “Agar bisa bersinergi dalam kepengurusan ketiga unsur dimasukkan seperti akademisi, birokrasi dan pengusaha. Semoga ISPI Sulsel jaya selalu,” ujarnya disela-sela penutupan.

(Visited 235 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *