fbpx
Suara Peternakan

Pengertian dan Pentingnya Penyuluhan Dibidang Peternakan

SUARAPETERNAKAN.COM – Peternakan  adalah  usaha manusia untuk membudidayakan ternak untuk kelangsungan hidup ternak tersebut. Ternak digunakan untuk kebutuhan hidup manusia. Penyuluhan sangat dibutuhkan oleh peternak kecil dalam keberlanjutan usahanya dan untuk masyarakat yang berminat dalam dunia peternakan.

Penyuluhan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak, Program Pascasarjana Fakultas Peternakan Unhas di Desa Bolang Kecamatan Alla, Kab, Enrekang. Dok: Hardianti

Dengan adanya penyuluhan peternakan yang diberikan, misalnya Perusahaan besar dalam artian usaha broiler. Dalam usaha kemitraannya perlu melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat agar proses kemitraan berjalan dengan baik.

Penyuluhan diperlukan adanya keterampilan, memberi kejelasan dari tidak tahu menjadi tahu. Menurutu Sjawal saloko, penyuluhan adalah suatu sistem pendidikan di luar sekolah (non formal) untuk merubah perilaku sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup petani dan nelayan.

Komponen perilaku dalam penyuluhan meliputi:
– Pengetahuan : apa yang diketahui
– Keterampilan : keterampilan dan otak
– Sikap: perubahan yang dipikirkan dan dirasakan
– Motif tindakan : perubahan apa yang mereka sesungguhnya kerjakan

Penyuluhan peternakan  merupakan suatu sistem pendidikan non formal yang ditujukan kepada petani, peternak dan keluarganya, agar mereka mau tahu, bisa, dan mampu melaksanakan apa yang disuluhkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Penyuluhan menurut UU RI No. 16 tahun 2006  adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar dan teknologi.

Tujuan penyuluhan  menurut tingkatannya, tujuan penyuluhan pertanian yaitu berdasarkan tujuan dasar untuk tercapainya kesejahteraan, sedangkan tujuan umum untuk perubahan sikap, keterampilan dan pengetahuan untuk meningkatkan produksi dan pengetahuan untuk meningkatkan produksi dan pendapatan. Tujuan kerja/tujuan operasional, pedoman atau arah kegiatan penyuluhan pertanian yang dilaksanakan.

Menurut jangka waktu pelaksanaan tujuan penyuluhan pertanian yaitu tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Tujuan jangka pendek untuk menumbuhkan perubahan yang lebih terarah dalam aktifitas usaha tani yang meliputi tingkat pengetahuan, kecakapan/kemampuan sikap. Motif tindakan petani-peternak yang pada akhirnya membentuk petani peternak yang aktif kreatif dan dinamis.

Penyuluhan didukung dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
– Melakukan pertemuan yang kontinyu antara petani dan penyuluh
– Hubungan yang kontinyu agar tercipta rasa kekeluargaan
– Melakukan aktifitas latihan
– Pembentukan kelompok tani dan mengaktifkannya
– Kegiatan motifasi secara berkesinambungan
– Kegiatan lapangan yang mengikut sertakan petani seperti karyawisata, kunjungan ke pameran dsb.
– Memberikan informasi yang luas kepada petani
Tujuan jangka panjang yaitu dengan tercapainya peningkatan taraf hidup petani-peternak tercapai apabila petani peternak mencapai. Better farming adalah  mampu mengubah cara berusaha tani/beternaknya dengan cara yang lebih baik. Better bussines : petani peternak mampu berusaha yang lebih menguntungkan. Better liung “ Petani-peternak mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik dengan hidup layak tidak boros bisa menabung, mendirikan rumah industri dan sebagainya. Better Community: petani peternak mampu hidup bermasyarakat yang lebih baik

Penyuluhan harus bekerjasama dengan msyarakat dan bukan bekerja untuk masyarakat. Penyuluh tidak menciptakan ketergantungan, tetapi harus mampu mendorong. Semakin terciptanya kreatifitas dan kemadirian masyarakat.

Cara pendekatan: paksaan (Force), penyesuaian (Persosiasi), dan perorangan (Stimualtion)

Penyuluhan_pendidikan orang dewasa, agar orang dewasa mau belajar dengan baik. Sebab ada rasa ke tidak puasan terhadap perilakunya selama ini dan berkeinginan merubahnya, ada rasa kebutuhan tertentu yang ingin dicapai dan dan hanya mungkin hanya dapat dicapai apabila dia memiliki perilaku tertentu yang belum dimilikinya.

Prinsip pendidikan orang dewasa : Problem centered, experience centered, sharing pengalaman, peserta diberi kebebasan menelaah pengalamannya, tujuan dan cara pencapaian, tujuan harus dirumuskan sendri oleh peserta, dan peserta harus mampu memberi umpan balik.

Penyuluhan_pendidikan pembangunan: harus dilaksanakan dekat tempat petani, harus secara khusus/khas, mengindahkan kenyataan bahwa petani adalah orang dewasa, disesuaikan dengan waktu senggang petani, meteri harus baru dan inofatif, harus disertai kesempatan mencoba (learning by doing), serta materi harus memungkinkan secara teknis ekonomis dan sosial.

(Berbagai Sumber)

(Visited 34 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *