fbpx
Suara Peternakan

Domba Southdown Penghasil Daging dan Bulu yang Baik

Domba Southdown adalah jenis domba berukuran kecil, memiliki warna abu-abu, wajah dan kaki bagian bawah berwarna cokelat, pada bagian kepala domba tidak memiliki tanduk.

Sumber: jitunews.com

Domba ini awalnya dikembangkan di Sussex Belanda pada akhir tahun 1700 dan awal tahun 1800. Southdown tergolong jenis domba dengan tingkat produksi daging yang baik. Unggul dalam menghasilkan karkas daging domba yang banyak meski diternakkan di rumah peternakan yang panas.

Keunggulan lainnya, domba southdown dapat beradaptasi dengan berbagai iklim termasuk iklim yang basah. Bobot dewasa domba southdown jantan antara 86-104 kg, sementara betinanya berkisar antara 59-81 kg.

Penghasil daging sekaligus penghasil bulu wol yang baik merupakan keunggulan dari domba southdown. Bulu yang dihasilkan pada betina dewasa yaitu antara antara 2,25 sampai 3,6 kg dengan hasil wol 40-55%.

Adapun ciri-ciri domba southdown yaitu:

  • Memiliki tubuh kecil, lebar, dan bentuknya relatif bulat.
  • Berdaging padat dan kaki pendek.
  • Punggungnya lurus serta ukuran leher pendek dan tebal
  • Memiliki telinga pendek dengan ujungnya bulat.
  • Domba southdown jantan maupun Domba Soutdown betina tidak memiliki tanduk di kepalanya.

 Domba Southdown di impor pertama kali dilakukan ke Pensylvania pada tahun 1824 hingga 1829-an oleh para peternak dari Inggris yang bernama John Ellman. Kemudian di impor dari peternak Jonas Webb ke Pensylvania, Illinois dan New York Amerika(AS). Banyak orang menganggap kedua pria tersebut sebagai penyestandar dan perbaikan dalam perkembangbiakan domba shouthdown ini.

(Visited 195 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *