fbpx
Suara Peternakan

Jenis dan Tentang Pakan Ternak

SUARAPETERNAKAN.COM – Pakan ternak merupakan bahan makanan ternak yang diberikan kepada ternak, baik ternak kecil, unggas dan ternak besar. Ternak sangat membutuhkan air, karbohidrat, lemak dan protein. Pemberian pakan disesuaikan dengan kebutuhan ternak. Makanan ternak terdiri dari bahan kering dan air wajib diberikan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mempertahankan produksi yang tinggi.

Dikutip dari wikipedia.org bahwa pakan yang mempunyai peranan sangat penting sebagai sumber energi untuk memelihara tubuh, pertumbuhan dan perkembangbiakan. Pakan berfungsi untuk menghasilkan warna dan rasa tertentu, pengobatan, reproduksi, dan perbaikan metabolisme lemak. Akan tetapi pemberian pakan yang berlebih dapat membuat hewan peliharaan menjadi rentan terhadap penyakit dan produktivitaspun akan menurun. Hal ini pemberian pakan harus disesuaikan dengan yang dibutuhkan ternak.

Pada ternak ruminansia, kebutuhan pakan dalam berat kering setiap ekornya adalah 3-5% dari berat badannya. Adapun faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi pakan adalah tingkat energi, keseimbangan asam aminio, tingkat kehalusan pakan, aktivitas ternak, berat badan, kecepatan pertumbuhan dan suhu lingkungan.

Penggunaan bahan pakan yang berasal dari hewani yang tidak boleh diberikan pada ternak ruminansia. Karena berpotensi timbulnya penyakit BSE atau penyakit sapi gila. 

Jumlah kebutuhan nutrisi ternak tergantung jenis ternak, umur, fase pertumbuhan, reproduksi, kondisi tubuh (normal atau sakit), berat badan, serta kondisi lingkungan. Unggas dan ruminansia berbeda-beda kebutuhan pakannya.

Berdasarkan jenisnya pakan ternak terbagi menjadi tiga bagian yaitu pakan hijauan, konsentrat dan suplemen.

Hijauan umumnya dikonsumsi oleh ternak ruminansia, hijauan makanan ternak berasal dari tanaman atau tumbuhan dalam bentuk segar. Biasanya pakan hijauan ini dipotong dengan bantuan manusia dan langsung dikonsumsi oleh ternak di padang penggembalaan. Hijauan segar dapat berupa dedaunan yang berasal dari rumput-rumputan dan tanaman berupa biji-biji dan kacang-kacangan.

Konsentrat umumnya dikonsumsi oleh unggas. Bahan makanan ini konsentrasi gizinya tinggi dan kandungan serat kasarnya rendah dan mudah dicerna. Knsentrat terdiri dari beberapa campuran bahan pakan yang bersumber dari biji-bijian dan kacang-kacangan, hasil olahan bahan pangan, limbah pertanian, dan limbah industry yang banyak mengandung protein, vitamin dan mineral.

Konsentrat berfungsi sebagai sumber energi dan protein. konsentrat yang memiliki kadar protein kurang dari 20%. Sebaliknya, konsentrat sumber protein adalah konsentrat yang memiliki kadar protein di atas 20%.

Perternak sapi perah, agar dapat menjaga produksi susu sapi, pakan ternak yang diberikan harus sebagian besar dari pakan ternak konsentrat. Karena sapi yang hanya diberikan pakan ternak dari hijauan akan memproduksi susu 30% lebih rendah dari sapi yang diberikan pakan ternak hijauan yang juga ditambahkan dengan pemberian pakan ternak konsentrat.

Sebab, sapi tidak mampu menampung pakan kasar sesuai dengan energi yang dibutuhkan. Karenanya, untuk mencukupi energi, maka diperlukanlah tambahan pakan konsentrat.

Untuk pakan ternak konsentrat yang berasal dari hewan ditandai dengan protein kualitas tinggi yang jumlahnya relatif banyak, serta kandungan mineral yang cukup tinggi juga. Mengandung protein lebih dari 47%, mineral Ca lebih dari 1%, P lebih dari 1,5%, dan serat kasar kurang dari 2,5%.

Dilansir dari situs peternakan.com, pakan konsentrat dapat diberikan dalam bentuk tepung (mash), bentuk pellet, bentuk crumble dan bentuk kibble.

Pakan splemen banyak mengandung vitamin, mineral untuk memperkaya kandungan nutrisi ransum terutama mineral dan vitamin. Pemberian suplemen dalam bentuk premik.  

Bahan pakan ternak yaitu pakan kasar, pakan penguat/konsentrat, mineral, vitamin, dan pakan tambahan. Pakan kasar bervolume besar namun berat dari setiap unit volumenya rendah. Yang termasuk pakan kasar berasal dari hijauan diantaranya rumput, daun leguminosa, dan sisa hasil panen seperti jerami, jerami padi, jerami kedelai, jerami jagung maupun jerami kacang tanah.

Kandungan pakan ternak dari hijauan sekitar 18% dan kandungan energinya rendah. Hijauan yang mengandung protein kasar sebanyak 20% total bahan kering seperti leguminosa atau kacang-kacangan. Jerami memiliki kandungan protein kasar 3-4% bahan kering.

Sapi hanya dapat berproduksi 70% dari kemampuan seharusnya. Pakan kasar sangat dibutuhkan oleh ternak ruminansia karena memiliki serat kasar yang tinggi serta dibutuhkan untuk meransang rumen serta menentuka kadar lemak susu.

Jenis rumput unggulan untuk pakan ternak hijauan yaitu rumput gajah, rumput benggala, rumput raja, rumput meksiko, rumput setaria.

Pakan yang diberikan kepada ternak sebaiknya pakan yang berkualitas tinggi. 80% total produksi dalam usaha peternakan yang keluar untuk pakan saja. Bukan sekedar mengatasi lapar atau sebagai pengisi perut. Namun harus benar-benar bermanfaat untuk kebutuhan hidupnya dengan membentuk sel-sel baru dan menggantikan sel yang rusak. Sehingga produksinya tetap stabil.

Diolah dari berbagai sumber

(Visited 80 times, 1 visits today)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *